LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak, mencatat hingga September 2025 realisasi pajak daerah sudah mencapai Rp158,5 miliar atau 68,72 persen dari target sebesar Rp248 miliar. Pendapatan ratusan miliar itu berasal dari 13 sektor.
“Alhamdulilah, di September realisasi sudah mencapai 68 persen atau Rp158,5 miliar,” kata Kepala Bapenda Lebak Doddy Irawan, Jumat 26 September 2025.
Menurutnya, pendapatan ratusan miliar itu berasal dari 13 sektor pajak. Dia sebut 13 pajak itu adalah:
- Pajak reklame,
- Pajak air tanah
- Pajak sarang burung walet
- Pajak mineral bukan logam dan batuan,
- Pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan
- bea perolehan hak atas tanah dan bangunan
- PBJT-tenaga listrik,
- PBJT-jasa perhotelan
- PBJT-jasa parkir,
- PBJT-jasa kesenian dan hiburan,
- opsen pajak kendaraan bermotor
- OPsen bea balik nama kendaraan bermotor.
“Masing-masing sektor menunjukkan trend positif. Capaian ini berkat kerjasama semua pihak termasuk wajib pajak. Karena itu kita mengajak seluruh masyarakat taat membayar pajak,” kata mantan Kadiskominfo Lebak ini.
Menurutnya, realisasi ini menunjukkan trend yang baik karena beberapa sektor pajak sudah menunjukkan capaian cukup baik.
“Mudah-mudahan ini menjadi trend yang baik karena beberapa sektor sudah ada yang lebih dari 90 persen seperti parkir, pajak hiburan bahkan sudah 100 persen. Kami optimis target PAD tahun ini bisa tercapai,” katanya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











