• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Sosial Budaya

Selain Rangkasbitung-Labuan, Warga Menantikan Reaktivasi Jalur Saketi-Bayah

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Minggu, 5 Oktober 2025 20:28
in Sosial Budaya, Umum
Selain Rangkasbitung-Labuan, Warga Menantikan Reaktivasi Jalur Saketi-Bayah

Lokomotif Kereta Uap B3158 dan rangkaiannya berhenti di Stasiun Saketi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Foto : Tangkapan Layar YouTube @Kurnia Eksplore dan Food

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jalur kereta api Saketi-Bayah adalah jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Saketi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang dengan Stasiun Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset PT KAI Daops I Jakarta. Jalur kereta api Saketi-Bayah ini merupakan sebuah percabangan dari Stasiun Saketi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Lintasan rel kereta api Saketi-Bayah ini membentang sepanjang 89 kilometer dan lebar sepur 1.067 milimeter.

RelatedPosts

Hari Santri Nasional 2026 Banten

Diikuti 2.500 Peserta, Kemenag Banten Luncurkan Hari Santri 2026 Lewat Jalan Santai Sarungan

Senin, 19 Oktober 2026 09:31
Penadahan modul tower

Pengadilan Negeri Serang Vonis Lisa 3 Bulan 15 Hari Kasus Modul BTS

Rabu, 23 September 2026 09:03
anak tercebur sumur Lebak

Tim SAR Evakuasi Anak Tercebur Sumur di Cibadak Lebak, Korban Meninggal

Rabu, 23 September 2026 06:53
Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Senin, 21 September 2026 21:19

Jalur rel kereta api ini dibangun pada tahun 1943-1944 oleh pekerja romusha pada zaman pendudukan Jepang di Indonesia. Jalur ini melewati 29 jembatan, 9 stasiun dan 5 halte.

Yakni Stasiun Saketi, Jasugi, Cimanggu, Kaduhauk, Jalupang, Pasung, Kerta, Gintung, Malingping, Cilangkahan, Sukahujan, Cihara, Panyaungan, Cisiiih.

Kemudian Stasiun Bayah, Karangtaraje, Darmasari, Gunung Madur.

Setelah beroperasi selama beberapa tahun jalur yang dibangun oleh para tawanan perang Jepang (romusha) untuk mengangkut hasil batu bara dengan moda kereta api ini ditutup pada tahun 1951.

Antara tahun 1942-1944, lintas kereta api Rangkasbitung –Saketi-Bayah itu sangat ramai. Konon, penumpang selalu berjejal hingga pintu-pintu kereta dan lokomotif.

Kereta api jurusan Rangkasbitung-Labuan melalui stasiun Saketi, mengalami masa jaya cukup panjang dari tahun 1940 sampai 1980. Penumpang jurusan Pandeglang, Rangkasbitung, Jakarta, dan sekitarnya, yang turun dari stasiun Labuan, umumnya para pedagang hasil pertanian dan hasil hutan hingga para pedagang ikan pindang.

Sejak tahun 1983 kereta di lintasan tersebut tidak pernah lewat lagi, padahal arus penumpang banyak.

Banyak sudah penduduk Banten selatan meminta agar lintas kereta api Rangkasbitung-Labuan diaktifkan lagi.

Ini sangat membantu masyarakat Banten mengangkut hasil pertanian ke Jakarta dengan biaya angkut jauh lebih murah.

Adapun lokomotif yang sering menarik gerbong penumpang Rangkasbitung ke Labuan adalah lok uap nomor BB.5138. Sedangkan lokomotif yang biasa ke Labuan melewati stasiun Saketi, waktu itu masih lokomotif uap yang digelari masyarakat Banten sebagai lokomotif koboi.

Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam berharap, selain mereaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan tapi juga jalur kereta api Saketi-Bayah.

“Secara pribadi, saya memang belum pernah naik gerbong kereta api Saketi-Bayah. Tapi menurut cerita dari orangtua, keberadaannya sangat membantu masyarakat Banten selatan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Minggu, 5 Oktober 2025.

Jalur kereta api Saketi-Bayah dibangun oleh bangsa Indonesia yang menjadi tawanan Jepang. Dibangun oleh banyak nyawa yang seharusnya dihargai dengan diaktifkannya kembali menjadi transportasi massal.

“Waktu masa penjajahan, kereta api digunakan untuk mengangkut hasil tambang batu bara. Dan setelah Indonesia merdeka digunakan oleh warga untuk mengangkut hasil pertanian,” katanya.

Pada masa itu, warga Bayah dan sekitarnya saat belanja ke pasar banyak yang turun di Stasiun Saketi. Jadi belanjanya di Pasar Saketi.

“Namun kini yang tersisa hanya cerita dan bangun eks Stasiun Saketi dan sisa rel dan bangunan lainnya. Semoga saja ke-depan jalur rel kereta api Stasiun Saketi-Stasiun Bayah kembali diaktifkan untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Banten selatan,” katanya.

Editor: Bayu Mulyana

Tags: banten selatankabupaten pandeglangkereta api stasiun saketi-stasiun bayahreaktivasi kereta api rangksbitung-labuan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Panen Kuartal III Polres Serang dan Kelompok Tani Hasilkan 270 Ton Jagung

Next Post

Tak Masuk PPPK Paruh Waktu, Tenaga Honorer Pandeglang Tak Perlu Resah

Next Post
Tak Masuk PPPK Paruh Waktu, Tenaga Honorer Pandeglang Tak Perlu Resah

Tak Masuk PPPK Paruh Waktu, Tenaga Honorer Pandeglang Tak Perlu Resah

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Selasa, 27 Oktober 2026 10:14
Subadri Ushuludin

Subadri Disorot, Kuasa Hukum PPP Banten Singgung Etika Usai Pemberhentian

Senin, 26 Oktober 2026 17:41
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pilar Saga: Sanksi Menanti Siswi SMPN 10 Tangsel yang Terlibat Bullying

Pilar Saga: Sanksi Menanti Siswi SMPN 10 Tangsel yang Terlibat Bullying

by Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 09:45
0

Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo (kanan) berbincang dengam siswa SMPN 10 Kota Tangsel. (Foto: Polres Tangsel)

Dukung Ekspor dan Kesejahteraan Petani, bank bjb Perkuat Kemitraan dengan Wanoja Coffee

Dukung Ekspor dan Kesejahteraan Petani, bank bjb Perkuat Kemitraan dengan Wanoja Coffee

by Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 09:05
0

BANDUNG - bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha kecil, dan menengah (UKM), khususnya sektor perkebunan kopi, melalui...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.