SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah hampir satu dekade mencatat kerugian sejak berdiri pada 2016, PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten kini resmi mencatatkan kinerja keuangan yang terus membaik.
BUMD milik Pemerintah Provinsi Banten itu berhasil mempertahankan tren positif dengan laba bersih mencapai Rp10,7 miliar hingga September 2025, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp7,4 miliar. Capaian ini menandai kebangkitan Bank Banten dari fase rugi menuju era pertumbuhan berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Banten M Busthami mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil dari transformasi menyeluruh yang dilakukan dalam dua tahun terakhir, mulai dari perbaikan tata kelola, efisiensi operasional, hingga digitalisasi layanan
“Alhamdulillah, setelah lama merugi sejak 2016, Bank Banten kini mampu membukukan laba secara konsisten. Tren pertumbuhan ini terus kami jaga agar berkelanjutan,” ujar Busthami.
Bank Banten mencatat laba bersih sebesar Rp26,59 miliar pada akhir 2023, dan meningkat menjadi Rp39,33 miliar pada akhir 2024. Kini, dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, laba kembali tumbuh menjadi Rp10,7 miliar, memperlihatkan keberlanjutan tren positif sejak bank tersebut berhasil keluar dari fase kerugian. Diperkirakan laba bersih yang dibukukan hingga akhir tahun ini akan melampaui pencapaian tahun sebelumnya.
Busthami menambahkan, peningkatan kinerja Bank Banten juga tercermin dari pertumbuhan aset, penyaluran kredit, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang semakin kuat. “Adanya peningkatan DPK yang signifikan menandakan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Banten terus meningkat,” katanya.
Untuk memperkuat struktur bisnis dan memenuhi ketentuan Modal Inti Minimum Rp3 triliunsesuai POJK No.12/2020, Bank Banten kini tengah menuntaskan kerja sama Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jatim.
“KUB ini bukan merger atau akuisisi, melainkan sinergi bisnis agar Bank Banten semakin kuat tanpa mengurangi peran Pemprov Banten sebagai pemegang saham pengendali,” jelas Busthami.(*)
Reporter : Rostinah











