PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Proyek Jalan Tol Serang–Panimbang terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pengerjaan konstruksi Seksi 3A ruas Cileles–Bojong telah mencapai 99,37 persen, sementara beberapa seksi lainnya masih berjalan sesuai tahapan pembangunan.
Manajer Bidang Pengembangan Sistem PT Wika Serang–Panimbang, Muhammad Albagir, menjelaskan bahwa proyek jalan tol ini dibangun untuk mendukung konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Banten Selatan.
“Untuk progres konstruksi Jalan Tol Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles sudah 94,06 persen. Lalu Seksi 3A ruas Cileles–Bojong sudah 99,37 persen dan sedang dalam proses amandemen waktu,” kata Albagir kepada Radar Banten, Selasa (14/10/2025).
Ia menambahkan, untuk Seksi 3B.1 saat ini masih menunggu pendanaan dalam negeri (PDN), Seksi 3B.2 sudah mencapai 50,07 persen, sedangkan Seksi 3B.3 baru 31,82 persen, dan Seksi 3B.4 juga masih menunggu proses pendanaan.
“Kendala utama yang dihadapi saat ini berada di Seksi 2 dan Seksi 3, terutama terkait pembebasan lahan. Misalnya di Cileles masih ada tumpang tindih aset, sedangkan di Seksi 3 terdapat SDN Cijakan 2 yang belum mendapat lokasi relokasi dari PPK,” ungkapnya.
Albagir menegaskan, proyek Tol Serang–Panimbang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan memperkuat konektivitas wilayah dan membuka akses wisata ke kawasan selatan Banten.
“Tol ini akan mempermudah aktivitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil bumi, serta membuka peluang usaha baru. WIKA berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang memberi manfaat nyata bagi negeri,” ujarnya.
Dengan rampungnya pembangunan tol ini, diharapkan mobilitas logistik dan ekonomi daerah semakin efisien dan dapat mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah pesisir selatan Banten.
Reporter: Purnama Irawan











