SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bakal kembangkan 11 titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk memperluas akses air layak konsumsi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang, Ina Linawati, menjelaskan berdasarkan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kota Serang 2025–2029, terdapat 11 titik SPAM potensial yang akan dikembangkan lebih lanjut.
“Berdasarkan hasil pemetaan RISPAM, ada 11 titik SPAM yang memiliki potensi untuk dikelola dan dikembangkan lebih lanjut,” ujar Ina, Minggu 19 Oktober 2025.
Sebelas titik tersebut meliputi SPAM IPAL Kota SBS, SPAM Banten Lama, SPAM Optek Cipocok Jaya, SPAM IPAL Kecamatan Taktakan, SPAM IPAL Sepang, SPAM IPAL Dalung, SPAM IPAL Walantaka, SPAM IPAL Perum Persada, SPAM IPAL Banjar Agung, SPAM IPAL KP3B, serta beberapa SPAM lain yang saat ini masih dalam tahap kajian.
Untuk diketahui, SPAM merupakan sistem yang mencakup seluruh proses penyediaan air minum mulai dari perencanaan sumber air baku, transmisi air ke Instalasi Pengolahan Air (IPA), penggunaan teknologi pengolahan air, hingga distribusi air minum melalui jaringan pelayanan yang terintegrasi.
Ina mengungkapkan, cakupan layanan air bersih di Kota Serang saat ini baru mencapai sekitar 5 persen, dari target 9 persen yang ingin dicapai pada tahun 2029.
“Salah satu tantangan utama yang kami hadapi adalah keterbatasan sumber air baku. Karena itu, kami terus mengkaji potensi sumber air baru agar pengembangan SPAM dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ina mengatakan, pengembangan SPAM akan diarahkan untuk memanfaatkan berbagai sumber air alami di sekitar wilayah Kota Serang, seperti aliran sungai, waduk, dan bendungan.
“Dengan pengembangan ini, kami berharap jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat bisa semakin luas dan ketahanan sumber daya air daerah semakin kuat,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











