LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dewa United FC harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Phnom Penh Crown FC dalam laga pembuka Grup E AFC Challenge League, Minggu 26 Oktober 2025, di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Skuad asuhan Jan Olde Riekerink unggul lebih dulu lewat gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-71. Namun, keunggulan itu sirna hanya empat menit berselang setelah penyerang Phnom Penh Crown, Moses Dyer, mencetak gol penyeimbang di menit ke-75 untuk memastikan satu poin bagi wakil Kamboja.
Meski bermain di kandang sendiri, Dewa United gagal memaksimalkan dominasi mereka dalam penguasaan bola dan sejumlah peluang matang. Justru tim tamu tampil lebih efisien, sementara lini belakang Dewa United sempat lengah, terutama saat Phnom Penh Crown harus bermain dengan sepuluh orang setelah salah satu pemainnya mendapat kartu merah di babak kedua.
Hasil imbang ini membuat Dewa United tertahan di awal kampanye grup dan harus waspada menghadapi laga berikutnya. Dengan hanya satu poin, posisi mereka belum aman di klasemen Grup E, yang sementara dipimpin oleh Tainan City FC dengan tiga poin dari laga lainnya.
Beberapa pemain muda Dewa United seperti Egy Maulana Vikri, Septia Bagaskara, dan Ricky Kambuaya tetap mendapat pujian atas determinasi dan keberanian mereka di lapangan. Namun, faktor pengalaman dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar agar tim bisa bersaing di level Asia.
Dari kubu lawan, Phnom Penh Crown justru pulang dengan kepala tegak. Bermain dengan sepuluh pemain dalam sebagian besar laga, mereka tetap mampu menunjukkan karakter kuat dan semangat juang tinggi. Hasil imbang ini membuktikan bahwa klub asal Kamboja tersebut bukan lawan mudah, meski datang sebagai “underdog”.
Menatap laga berikutnya, Dewa United harus segera berbenah. Ketajaman serangan dan fokus di menit-menit krusial akan menjadi kunci agar peluang lolos ke fase selanjutnya tetap terbuka.
Reporter: Nurandi











