SERANG – Salah satu commnder wish Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki adalah mengajak masyarakat untuk mewujudkan Polri Presisi. Peran masyarakat sangat penting agar moral, integritas, dan pelayanan humanis anggota Polda Banten terhadap masyarakat bisa meningkat.
Keterlibatan masyarakat untuk membantu tugas polisi, mengingat rasio personel Polda Banten terhadap jumlah penduduk masih jauh di bawah standar yang ditetapkan PBB, yakni 1:450.
Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi mengatakan, wilayah hokum Polda Banten mencakup enam Polres dan 96 Polsek. Cakupan wilayah seluas 8.208 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk 8,78 juta jiwa.
“Dengan kekuatan 7.829 personel, Polda Banten saat ini baru memenuhi sekitar 52 persen dari kebutuhan ideal personel, sebanyak 14.828 orang. Rasio personel terhadap jumlah penduduk adalah 1:1.122,” katanya.
Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang profesional dan humanis, Polda Banten terus melakukan berbagai strategi dan inovasi. Salah satunya adalah melalui commander wish Kapolda Banten untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat akan keamanan dan ketertiban.
“Dengan tagline AMAN (Adaptif, Modern, Akuntabel, Nurani-red), Polda Banten berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ditanamkan pula empat komitmen moral yang wajib dipegang teguh oleh seluruh personel, sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan,” ungkap Meryadi.
Adaptif adalah selalu menyesuaikan pola pikir dan pola tindak sesuai perkembangan zaman. Modern, mengedepankan teknologi dan inovasi dalam pelayanan. “Sedangkan akuntabel adalah setiap keputusan dan penggunaan anggaran harus transparan serta dapat dipertanggungjawabkan. Nurani, bertindak berdasarkan hati nurani untuk memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” terangnya.
“Empat komitmen moral adalah disiplin, yaitu taat aturan, menuntaskan tugas dengan baik, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kemudian keterbukaan, yakni transparan dalam menyampaikan informasi maupun penggunaan anggaran. Lalu loyalitas, yang mana komitmen dan kesetiaan penuh terhadap organisasi serta kebijakan pimpinan. Dan terakhir ikhlas, bekerja dengan hati nurani, tulus tanpa pamrih, dan menjadikan pengabdian sebagai ladang ibadah,” beber Meryadi.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menambahkan, kebijakan ini diintegrasikan dengan program unggulan Kapolda Banten sebelumnya, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, yaitu Dimtaq (Disiplin, Iman, Taqwa), Pecak (Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian), Warbin (Warung Bhabinkamtibmas), Poliran (Polisi Peduli Pengangguran), serta Program Suling, Jumling, dan Minggu Kasih, dan Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) yang memperkuat hubungan dialogis dengan masyarakat.
“Polri harus senantiasa hadir sebagai solusi atas permasalahan masyarakat dengan mengedepankan transparansi, kedekatan emosional, serta pelayanan yang cepat dan tepat,” ujarnya. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











