LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Memasuki musim penghujan di akhir tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak mewaspadai peningkatan kasus DBD, Kamis 6 November 2025
Musim penghujan rentan terjadinya peningkatan kasus penyakit akibat gigitan nyamuk aydes aygepty ini. Karenanya, Dinkes Lebak mengoptimalkan kader Jumantik.
“DBD di Lebak kendati trennya turun. Tapi kita terus waspadai lonjakan terutama di musim penghujan akhir tahun ini,” kata Endang Komarudin, Plt Kepala Dinkes Lebak.
Untuk mencegah kasus DBD di Lebak yang mencapai 857 kasus, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan dengan mengoptimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Salah satu caranya melalui 3M Plus secara rutin 1 minggu sekali. Seperti menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup dan mendaur ulang barang bekas.
Plus, menggunakan lotion anti nyamuk, larvasida di tempat penampungan air yang sulit dikuras dan memasang kasa nyamuk.
“Kita juga terjunkan kader pemantau Jentik satu rumah satu Jumantik,” tukasnya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Agung S Pambudi









