LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Tangerang menyebut, potensi gelombang tinggi dan angin kencang diperkirakan berlangsung mulai 7 hingga 10 November 2025. Warga pesisir Lebak Selatan diimbau untuk mewaspadainya.
Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, menjelaskan bahwa fenomena cuaca ekstrem ini masih bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan atmosfer harian.
“Kami terus melakukan pemantauan intensif dan akan memperbarui informasi setiap enam jam,” kata Hartanto kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 9 November 2025.
Sejumlah faktor meteorologis berperan dalam meningkatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem di kawasan pesisir Selatan Banten.
Secara global, gelombang ekuatorial seperti Kelvin, Rossby, Madden Julian Oscillation (MJO), dan Low Frequency saat ini terpantau aktif melintasi wilayah Indonesia bagian Barat.
Hartanto mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi pada 7–10 November 2025.
“Diharapkan masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah maupun BPBD setempat,” ungkapnya.
Editor: Agus Priwandono











