CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Kebanjiran, RT 001/RW 002, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Sabtu 8 November 2025 pagi.
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon menyebutkan, air mulai menggenangi permukiman warga sejak pukul 07.50 WIB dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menjelaskan banjir akibat intensitas hujan tinggi serta penyempitan gorong-gorong akibat pendangkalan dan penumpukan sampah.
Kondisi itu membuat air tidak tertampung dan meluap ke permukiman warga hingga jalan utama Cilegon–Anyer.
“Tim BPBD bersama Tagana, Pramuka Peduli, Relawan Rescue Banten, dan Kampung Siaga Bencana langsung turun ke lokasi melakukan asesmen, pendataan, dan evakuasi warga,” ujar Suhendi dalam laporan resmi, Minggu 9 November 2025.
Dari hasil pendataan, sebanyak 30 KK atau 202 jiwa terdampak, termasuk 10 balita dan dua lansia. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
“Kebutuhan mendesak nihil, namun kami tetap melakukan pemantauan hingga situasi benar-benar normal,” lanjutnya.
Hingga pukul 14.10 WIB, air mulai berangsur surut meski masih menggenangi sebagian area pemukiman.
BPBD juga mengeluarkan rekomendasi agar dinas terkait meninjau lokasi dan mendukung gotong royong pengerukan serta pelebaran drainase untuk mencegah banjir susulan.
BPBD Cilegon mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di musim penghujan ini dan segera melapor jika terjadi peningkatan debit air di wilayahnya.
Editor: Bayu Mulyana










