KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Kisah pilu dialami MH, siswa SMPN 19 Kota Tangsel yang kini menderita sakit disekujur tubuhnya dan berbaring tak berdaya di sebuah kamar rawat inap RS Fatmawati, Jakarta.
Tubuhnya yang kecil dan kurus kini dipasang infus, alat pengukur detak jantung, alat oksigen dan ditutupi selimut berwarna merah.
MH adalah korban kebrutalan teman sekelasnya berinisial R. Korban MH mendapat penukulan dari R menggunakan besi di kepala. Pasca kejadian itu, MH mengalami pingsan, bahkan kini penglihatannya kabur.
Menurut kakak sepupu MH, Rizky Fauzi, kondisi korban masih lemah dan belum mampu menggerakan tubuhnya secara normal. Korban menurutnya, masih lebih banyak memejamkan mata dan tertidur.
“Waktu gurunya datang menjenguk, MH cuma mampu mangguk-mangguk kepala dan sesekali menggerakan tangannya. Hanya itu yang baru bisa dilakukan MH,” jelas Rizky, Selasa 11 November 2025.
Rizky meminta pertanggung jawaban penuh keluarga pelaku, sebab kini seluruh biaya diluar pengobatan MH harus ditanggung urunan keluarga MH.
Menurut Rizky, keluarga pelaku kini telah lepas tanggung jawab, setelah hanya memberi biaya pengobatan Rp 3,6 juta. Ia bahkan tersinggung dengan ucapan keluarga pelaku yang menyuruh keluarga MH mencari pinjaman uang untuk pengobatan MH.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











