TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengunjungi rumah duka keluarga MH di Serpong, Selasa 18 November 2025. Kunjungan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan dukungan penuh bagi keluarga almarhum.
Benyamin menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga. Ia menegaskan bahwa pendampingan pemerintah bukan seremonial, tetapi bagian dari tanggung jawab perlindungan warga.
“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam,” ujar Benyamin. Ia hadir bersama Camat Serpong dan perangkat daerah.
Selama berada di rumah duka, Benyamin berdialog dengan keluarga untuk memahami kebutuhan mereka. Ia memastikan semua dinas terkait memberikan pendampingan psikologis dan sosial.
Pemerintah Kota menggerakkan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, kecamatan dan kelurahan. Mereka ditugaskan memberi pendampingan yang terukur dan berkelanjutan.
Terkait dugaan perundungan yang dialami MH, Benyamin menegaskan evaluasi sedang dilakukan. Evaluasi itu mencakup pengawasan, penanganan kasus dan kapasitas sekolah.
“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi seluruh siswa. Pemerintah Kota akan mengevaluasi mekanisme perlindungan secara komprehensif,” tegasnya.
Ia juga memastikan proses hukum sepenuhnya menjadi ranah kepolisian. Pemerintah Kota menghormati kewenangan penyidik dan akan memberikan dukungan administratif.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai ketentuan,” katanya. Ia meminta seluruh pihak memberi ruang bagi penyidik.
Pemerintah Kota juga meminta laporan lengkap dari Dinas Pendidikan. Laporan itu menjadi dasar tindakan korektif di satuan pendidikan.
“Tidak ada toleransi terhadap tindakan perundungan di sekolah,” tegas Benyamin. Ia meminta sekolah memperkuat pencegahan.
Dukungan bagi keluarga kini menjadi prioritas pemerintah. Pendampingan psikologis dan bantuan sosial berjalan sesuai mekanisme.
Monitoring dari wilayah juga terus dilakukan. Camat Serpong memastikan bantuan darurat diberikan tanpa hambatan.
“Pendampingan akan terus dilakukan. Pemerintah hadir secara lengkap dari tingkat kota hingga wilayah,” kata Benyamin.
Ia menegaskan pemerintah bersikap responsif dan akuntabel dalam menangani kasus ini. Komitmen penguatan perlindungan peserta didik akan terus diperkuat.
“Kami akan mengawal pendampingan, evaluasi, dan koordinasi dengan aparat hukum. Upaya pencegahan akan diperkuat di semua sekolah,” tutupnya.
Editor: Aas Arbi











