CILEGON, RADARBANTEN CO.ID – Ribuan honorer resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu di Kota Cilegon. Namun, Pemkot Cilegon memastikan tidak ada kenaikan honor pada tahap ini.
Pelantikan berlangsung di Alun-alun Kota Cilegon, Jumat, 5 Desember 2025. Pemkot melantik 3.486 PPPK paruh waktu dan 45 PPPK penuh waktu.
Kepala BKPSDM Kota Cilegon Joko Purwanto menegaskan honor tetap mengacu pada aturan pemerintah pusat. Ia menyebut belum ada kebijakan baru dari Kemenpan RB.
“Sesuai dengan yang mereka terima selama ini, sesuai dengan Kemenpan,” ujar Joko usai pelantikan.
Selain itu, Joko menyebut pemerintah daerah belum menerima arahan soal penyesuaian honor. Karena itu, honor PPPK paruh waktu belum mengalami perubahan.
“Sementara belum ada kenaikan. Semua masih mengikuti amanat Kemenpan,” katanya.
Meski demikian, Joko membuka peluang evaluasi ke depan. Namun, hal itu tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah.
“Kalau ada perubahan nanti, tentu bersumber dari APBD,” ujarnya.
Di tengah belum adanya kenaikan honor, PPPK tetap menyambut pelantikan dengan rasa haru. Salah satunya Cholicul Bakhtiar, petugas pengamanan dalam (Pamdal).
Cholicul mengaku menunggu hampir sembilan tahun untuk diangkat sebagai PPPK.
“Alhamdulillah, saya bahagia setelah penantian panjang selama sembilan tahun,” katanya.
Ia juga menyebut suasana pelantikan berlangsung penuh emosi. Ia merasa bangga dilantik bersama rekan-rekannya.
“Hari ini kami dilantik bersama teman-teman Pamdal dan OPD lain. Rasanya campur aduk,” ujarnya.
Cholicul berharap Pemkot Cilegon dapat menaikkan honor di masa depan. Ia menunggu kondisi fiskal daerah membaik.
“Semoga ke depan ada kenaikan gaji agar kesejahteraan kami juga meningkat,” katanya.
Editor: Aas Arbi











