PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang menargetkan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu untuk formasi tahun ini digelar pada akhir Desember.
Seluruh proses administrasi hampir rampung dan kini memasuki tahap finalisasi sebelum penetapan jadwal serta lokasi pelantikan.
Kepala BKPSDM Pandeglang, Didin Pahrudin, mengatakan jumlah PPPK yang ditetapkan melalui penetapan kebutuhan (pertek) mencapai 5.699 orang dari total 5.816 yang diusulkan. Adapun sisanya menurut Didin, sebanyak 117 orang lainnya mengundurkan diri karena berbagai alasan, seperti memilih pekerjaan lain, mengikuti suami pindah tugas, atau tidak mengisi daftar riwayat hidup (DRH).
Ia pun menjelaskan mayoritas PPPK paruh waktu yang akan dilantik berasal dari formasi guru, disusul tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Mereka sebelumnya merupakan tenaga honorer yang kini resmi beralih status menjadi ASN PPPK paruh waktu. Didin menegaskan perubahan status ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Pandeglang.
“Dengan naiknya status menjadi ASN, tentu semangat kerjanya harus meningkat. Ini dorongan untuk memperbaiki kinerja perangkat daerah,” katanya, Minggu 7 Desember 2025.
Menurutnya Proses pencetakan surat keputusan (SK) diklaim telah mencapai lebih dari 90 persen dan tinggal menunggu penyelarasan terakhir dengan seluruh perangkat daerah. Meski tidak menghadapi kendala besar, Didin menyebut sejumlah koordinasi teknis tetap harus dilakukan agar dokumen yang diterbitkan akurat.
Sementara fenomena mundurnya ratusan peserta menjadi catatan khusus bagi BKPSDM. BKPSDM menyoroti dampak pengunduran diri peserta yang justru terjadi setelah penetapan Pertimbangan Teknis (Pertek).
Didin menjelaskan, jika peserta mundur setelah Pertek terbit, pihaknya harus mengusulkan pembatalan ke pemerintah pusat. Meski dinamika ini dinilai wajar, ia mengakui hal tersebut berdampak pada penyesuaian kuota formasi.
“Pelantikan dijadwalkan minggu terakhir Desember. Semua sedang dipersiapkan, untuk pelantikan mereka menggunakan baju KORPRI,” ujarnya.
BKPSDM kini menunggu keputusan final terkait lokasi pelantikan dan penyesuaian cuaca pada akhir tahun. Beberapa pilihan yang tengah dipertimbangkan antara lain Alun-alun Pandeglang, Stadion Badak, atau gedung pertemuan dengan kapasitas yang memungkinkan menampung ribuan peserta.
Ediror Bayu Mulyana











