SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banjir di Kabupaten Serang semakin meluas. Air merendam 11 desa di 5 kecamatan, dari sebelumnya merendam 7 desa di 4 kecamatan.
Empat desa yang menyusul terendam, yakni Desa Bugel dan Desa Cipayung di Kecamatan Padarincang, Desa Ranjeng di Kecamatan Ciruas, dan Desa Sukamaju di Kecamatan Pontang.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, banjir merendam sebanyak 1.141 rumah dan berbagai fasilitas umum mulai dari masjid, mushala, sekolah, hingga akses jalan.
“Ada sebanyak 4.438 orang yang terdampak akibat banjir, 221 orang di antaranya merupakan lansia dan 454 lainnya adalah anak-anak,” kata Anggota Pusdalops pada BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga, pada Jumat, 19 Desember 2025.
Ia mengatakan, banjir meluas sejak Jumat siang, 19 Desember 2025.
Jhoni mengaku telah melakukan sejumlah upaya dengan melakukan asesmen serta mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum untuk warga.
“Kita juga distribusikan perahu evakuasi dan mendistribusikan bantuan logistik,” tegasnya.
“Ketinggian variatif, mulai dari 30 sampai 150 sentimeter. Untuk wilayah yang masih parah dan ketinggian air terus bertambah ada di Desa Rancasanggal, ketinggian air mulai 30 sampai 150 sentimeter,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











