PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI membuka posko komando (posko) di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Desa Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, Banten, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Posko ini disiagakan untuk mengantisipasi kerusakan jalan, khususnya jalan berlubang, yang berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Pengawas Lapangan Kementerian PU, Mohammad Soche, mengatakan posko tersebut menjadi pusat pemantauan kondisi jalan sekaligus penanganan cepat apabila ditemukan kerusakan selama masa libur panjang.
“Posko ini kami siapkan untuk memantau arus lalu lintas dan kondisi jalan selama Natal dan Tahun Baru. Kalau ada jalan berlubang, banjir, atau kerusakan lainnya, bisa langsung kami tangani,” kata Soche, Rabu 24 Desember 2025.
Menurutnya, keberadaan posko memungkinkan respons cepat terhadap laporan masyarakat maupun temuan petugas di lapangan, sehingga kerusakan jalan tidak dibiarkan terlalu lama.
“Kalau ada laporan dari warga atau pengguna jalan, langsung kami respons. Tidak menunggu lama supaya arus lalu lintas tetap lancar dan aman,” ujarnya.
Selain fokus pada perbaikan jalan, posko Nataru Kementerian PU juga difungsikan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan yang kelelahan serta pusat informasi bagi masyarakat.
“Pengendara yang capek bisa istirahat di posko. Kalau mau tanya arah tempat wisata atau tujuan tertentu di Pandeglang, juga bisa langsung ke sini,” jelas Soche.
Ia menyebutkan, jalur yang menjadi prioritas pemantauan meliputi ruas Serang–Pandeglang hingga ke arah Labuan, yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama Nataru.
Untuk mendukung operasional posko, Kementerian PU menurunkan personel setiap hari.
“Setiap posko dijaga tiga personel dari Kementerian PU dan dibantu dua orang konsultan. Saat ini ada dua tim lapangan yang bergerak, satu ke arah Serang dan satu ke arah Labuan,” katanya.
Tim lapangan tersebut secara rutin melakukan patroli dan peninjauan kondisi jalan untuk memastikan tidak ada lubang atau kerusakan yang membahayakan pengguna jalan.
“Fokus utama kami adalah jalan tetap dalam kondisi aman dan nyaman, sehingga masyarakat bisa bepergian selama libur Nataru tanpa khawatir,” ucap Soche.
Posko Kementerian PU di Jalur Lintas Timur Pandeglang ini dijadwalkan beroperasi hingga 4 Januari 2026.
Editor Daru











