PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jambore Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pandeglang ke-1 Tahun 2025 digelar di GOR Cikupa, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter anak sejak usia dini.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menilai jambore PAUD dan PNF memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Menurutnya, pembentukan karakter anak harus dimulai sejak usia dini, meskipun anak masih berada pada fase bermain.
“Anak-anak ini adalah cikal bakal generasi emas 2045. Dari usia dini inilah kita harus mendidik dan mendampingi mereka agar memiliki karakter yang kuat saat menapaki jenjang pendidikan berikutnya,” kata Raden Dewi Setiani, Selasa 30 Desember 2025.
Dewi menegaskan, karakter cerdas, berakhlak, dan beriman menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menilai pendidikan karakter tidak bisa ditunda dan harus berjalan seiring dengan proses belajar anak-anak PAUD dan TK.
Selain karakter, Dewi juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi anak. Ia mendorong peran keluarga, khususnya ibu, sebagai lingkungan pertama yang membentuk kebiasaan belajar dan membaca pada anak.
“Rumah adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Dari sanalah budaya membaca dan rasa ingin tahu bisa mulai dibangun,” ujarnya.
Ia mengapresiasi peran guru PAUD, TK, serta tenaga pendidik nonformal yang dinilai konsisten mendampingi anak-anak dalam proses tumbuh kembang mereka.
Ia berharap jambore PAUD dan PNF tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Pandeglang.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menargetkan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas program maupun manfaat langsung bagi pendidik dan peserta didik.
Editor: Bayu Mulyana











