LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur mengguncang warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Seorang pria lanjut usia berinisial S akhirnya diamankan aparat kepolisian setelah diduga mencabuli lebih dari 10 anak perempuan selama beberapa tahun terakhir.
Terduga pelaku diketahui merupakan pemilik warung rumahan yang kerap didatangi anak-anak untuk berbelanja. Kedekatan itulah yang diduga dimanfaatkan S untuk melancarkan aksinya, terutama saat kondisi lingkungan sekitar dalam keadaan sepi.
Terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga salah satu korban yang melihat perubahan perilaku pada anaknya. Setelah ditelusuri lebih lanjut, dugaan kekerasan seksual tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dugaan perbuatan bejat tersebut sejatinya sudah terjadi sejak 2021. Saat itu, pelaku sempat diperingatkan warga dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, bahkan memasang kamera pengawas (CCTV) di warung miliknya.
Namun, janji tersebut diduga tidak ditepati. Pada 19 Desember 2025, pelaku kembali melakukan perbuatan tidak terpuji terhadap anak di bawah umur. Selang beberapa waktu, kejadian serupa kembali terulang hingga akhirnya keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Lebak.
“Kejadian ini sudah kami laporkan ke kepolisian, dan sudah ditangani,” kata seorang warga kepda RADARBANTEN.CO.ID, pada Selasa 30 Desember 2025.
Berdasarkan hasil musyawarah warga, jumlah korban diperkirakan lebih dari 10 anak. Namun, sebagian besar korban belum berani melapor lantaran trauma dan tekanan psikologis yang dialami. Warga pun mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.
“Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Ini kejahatan paling keji karena merusak mental dan masa depan anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Wisnu Adicahya membenarkan adanya kasus dugaan kekerasan seksual tersebut dan menyatakan bahwa terduga pelaku telah diamankan.
“Pelaku berinisial S dan sudah kami tangkap dan saat ini dalam proses penyidikan. Untuk perkembangan lebih lanjut masih menunggu hasil penyidikan,” ujar Wisnu. Ia menambahkan, hingga kini terdapat empat korban yang telah resmi melapor dan seluruhnya merupakan anak di bawah umur.
Editor: Bayu Mulyana











