LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten menyalurkan bantuan rumah layak huni kepada warga Kabupaten Lebak dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dijalankan LAZISMU Banten untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kali ini, bantuan diwujudkan melalui pembangunan rumah baru bagi keluarga Bapak Oni, warga Kampung Rumbut, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Muhammadiyah terhadap warga yang membutuhkan hunian aman dan manusiawi.
Seremoni penyerahan rumah layak huni dilaksanakan pada Kamis 1 Januari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Muhammadiyah Wilayah Banten, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebak, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Sekretaris Wilayah Muhammadiyah Provinsi Banten, Prof. Zakaria, menegaskan bahwa bantuan rumah ini merupakan komitmen Muhammadiyah untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Program tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, pada Jumat 2 Januari 2025.
Hal serupa diungkapkan, Ketua PDM Lebak, Firdaus, berpesan agar rumah yang telah dibangun tidak hanya menjadi tempat tinggal yang nyaman.
“Tetapi juga mampu meningkatkan nilai religius dan keharmonisan keluarga penerima manfaat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua LAZISMU Banten, Cahyo Hendro Atmoko, menjelaskan bahwa program ini awalnya dirancang sebagai bedah rumah.
Namun setelah dilakukan peninjauan lapangan, kondisi rumah dinilai sudah tidak layak huni sehingga diputuskan untuk dilakukan pembangunan total.
“Alhamdulillah, hari ini kami berada di wilayah yang membutuhkan bantuan rumah. Awalnya program ini adalah bedah rumah, namun pada akhirnya kami lakukan pembangunan rumah total karena kondisi fisik bangunan sebelumnya sudah tidak layak lagi,” ujar Cahyo.
Ia menambahkan, dana pembangunan rumah tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun melalui LAZISMU.
“Insya Allah, dana ini adalah dana amanah dari masyarakat. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan publik agar LAZISMU terus dapat memberi dan berkontribusi nyata bagi negeri,” tambahnya.
Di sisi lain, Bapak Oni mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Saya merasa sangat terbantu. Terima kasih kepada warga Muhammadiyah, khususnya melalui LAZISMU, atas bantuan pembangunan rumah ini. Mudah-mudahan ke depan bantuan seperti ini bisa menyasar lebih banyak warga lainnya yang membutuhkan,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











