PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jembatan Sinarjaya, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang putus karena pondasinya longsor tergerus air sungai. Penyebab putusnya jembatan setelan hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Mandalawangi yang menyebabkan aliran sungai mengalir deras hingga menggerus pondasi jembatan.
Ketua Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Mandalawangi, Ence mengatakan, jembatan putus pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, sekira pukul 13.00 WIB.
“Putusnya jembatan ini karena pondasinya ambrol tergerus derasnya luapan air sungai,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Banten, Minggu, 1 Februari 2026.
Ence menjelaskan, berdasarkan keterangan dari warga, kalau jembatan putus setelah hujan deras mengguyur wilayah Mandalawangi. Menyebabkan aliran sungai meluap.
“Terus secara tiba-tiba jembatan ambruk. Beruntung tidak ada warga atau pengendara melintas sehingga tidak terjadi hal yang tak diinginkan,” katanya.
Bangunan jembatan ambruk ini merupakan bangunan sudah tua. Kemudian pondasinya mengalami longsor.
“Jembatan Sinarjaya ini merupakan akses utama menghubungkan empat desa. Desa Sinarjaya, Panjangjaya, Cikumbueun, dan Ramea,” katanya.
Akses utama menuju empat desa sementara ini putus. Namun tidak sampai terisolir karena masih ada akses alternatif namun memang sangat jauh.
“Sehingga membutuhkan penanganan segera dengan membangun jembatan darurat,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











