CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon melontarkan kritik keras terhadap sikap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon yang dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam menyikapi persoalan PT Vopak yang hingga kini terus menimbulkan keresahan publik.
Ketua HMI Cabang Cilegon, TB Rizki Andika, menilai berbagai informasi dan fakta yang berkembang di masyarakat telah mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran hukum yang seharusnya menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk segera bertindak.
Menurutnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon perlu segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap PT Vopak dan pihak-pihak terkait guna memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam insiden yang terjadi.
“Reskrim Polres Cilegon harus segera bertindak. Tidak boleh ada kesan pembiaran. Ketika dugaan pelanggaran hukum dibiarkan tanpa proses, maka wajar jika publik mencurigai adanya relasi yang tidak sehat antara aparat dan korporasi,” tegas TB Rizki Andika, Minggu 1 Januari 2025.
HMI Cabang Cilegon juga menyayangkan sikap Forkopimda yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam penegakan hukum.
Bahkan, menurut Rizki, sikap tersebut terkesan lebih banyak meredam isu dibanding memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan berkeadilan.
“Kami sangat menyayangkan ketika pejabat publik yang seharusnya berdiri di atas kepentingan rakyat justru terlihat sibuk membangun narasi pembelaan perusahaan. Ini bukan tugas Wali Kota maupun Kapolres. Negara tidak boleh tunduk pada kepentingan korporasi,” ujarnya.
Hingga saat ini, kata dia, informasi terkait kandungan gas kimia dan dampaknya terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat masih belum disampaikan secara terbuka.
“Ketertutupan ini berbahaya. Ketika menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat, tidak boleh ada informasi yang ditutup-tutupi. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan,” katanya.
Menurutnya, ketika negara absen dalam menegakkan hukum, yang tercederai bukan hanya keadilan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Kami ingatkan, jangan uji kesabaran publik dan mahasiswa. Jika penegakan hukum terus diabaikan dan transparansi tetap ditutup, HMI Cabang Cilegon siap mengonsolidasikan gerakan mahasiswa dan masyarakat untuk menuntut keadilan dan keselamatan rakyat Cilegon,” pungkasnya.
Editor Bayu Mulyana











