CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon memastikan pembangunan puskesmas rawat inap baru di Kecamatan Grogol akan direalisasikan pada 2026. Proyek ini digadang-gadang menelan anggaran sekitar Rp15 miliar.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan pembangunan Puskesmas Grogol bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya warga Grogol dan sekitarnya.
“Insyaallah tahun ini juga kita bangun satu puskesmas rawat inap di Kecamatan Grogol,” ujar Robinsar.
Menurutnya, pembangunan puskesmas baru dilatarbelakangi kondisi fasilitas lama yang dinilai kurang representatif. Selain lokasi yang berada di area kurang strategis, ketersediaan lahan parkir terbatas dan akses menuju puskesmas juga dinilai kurang memadai.
“Karena yang di Grogol itu saya lihat tempatnya mojok, parkirnya terbatas, aksesnya agak sulit,” katanya.
Robinsar menjelaskan, lahan untuk pembangunan Puskesmas Grogol sebenarnya telah tersedia sejak 2023. Saat ini, Pemkot Cilegon tengah menyusun dokumen administrasi sebagai tahap awal sebelum masuk ke proses pembangunan fisik.
“Nah lahannya sendiri sudah ada sejak 2023. Untuk puskesmas sendiri kurang lebih dianggarkan Rp15 miliar dan sekarang sedang penyusunan berkas,” jelasnya.
Nantinya, Puskesmas Grogol akan dilengkapi Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang beroperasi 24 jam serta ruang rawat inap untuk pelayanan dasar dan penanganan kasus darurat ringan.
“IGD-nya 24 jam, kemudian ada ruang rawat inap untuk minimal perawatan dasar emergency,” ungkapnya.
Pembangunan ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan masyarakat di Kota Cilegon dan memperluas akses terhadap fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Editor: Mastur Huda











