CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Antrean kendaraan menuju Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Merak menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik wilayah Merak, Kota Cilegon.
Antrean kendaraan terlihat mengular dari area pelabuhan hingga ke pintu Tol Merak, bahkan berdampak pada ruas jalan di kawasan Cikuasa Atas dan Cikuasa Bawah.
Kemacetan didominasi kendaraan logistik dan angkutan barang yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.
Kondisi tersebut diduga dipicu cuaca ekstrem yang melanda wilayah Cilegon dalam beberapa hari terakhir, sehingga menghambat proses penyeberangan kapal.
Berdasarkan keterangan warga setempat, antrean kendaraan sudah terjadi sejak Selasa malam 3 Maret 2026 hingga Rabu siang 4 Maret 2026.
Arus kendaraan yang tersendat menyebabkan perlambatan lalu lintas cukup panjang dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Fatur, salah seorang warga Merak, mengaku kemacetan kali ini berdampak langsung terhadap mobilitas warga. Ia menyebut antrean kendaraan membuat akses keluar-masuk permukiman menjadi sulit.
“Sejak tadi malam antreannya sudah panjang. Kami warga jadi susah keluar rumah, mau kerja atau antar anak sekolah juga terhambat,” ujar Fatur kepada Radar Banten.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi, namun kali ini durasinya lebih lama karena dipengaruhi faktor cuaca.
“Kami berharap pemerintah daerah dan instansi terkait bisa cepat mengambil langkah supaya tidak merugikan warga Merak,” tegasnya.
Warga berharap adanya pengaturan lalu lintas yang lebih maksimal serta koordinasi antara pihak pelabuhan, kepolisian, dan pemerintah daerah agar dampak kemacetan tidak semakin meluas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola pelabuhan terkait penyebab pasti perlambatan penyeberangan. Namun, arus kendaraan menuju pelabuhan masih terpantau padat merayap.
Editor: Abdul Rozak











