JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada perdagangan Selasa 10 Maret 2026.
Setelah sempat mengalami penurunan tajam pada awal pekan, harga emas kini mulai kembali menguat.
Berdasarkan data dari aplikasi Brankas Antam pada Selasa pagi, harga emas fisik naik Rp8.000 per gram dan kini berada di level Rp3.047.000 per gram.
Sebelumnya, pada perdagangan Senin pagi harga emas sempat turun cukup tajam sebesar Rp55.000 sehingga berada di level Rp3.025.000 per gram, yang menjadi titik terendah dalam pekan ini.
Namun memasuki penutupan perdagangan pada Senin sore, harga emas mulai menunjukkan tren penguatan secara perlahan.
Kenaikan tersebut berlanjut pada perdagangan Selasa pagi dengan tambahan kenaikan Rp8.000 per gram.
Sejumlah faktor dinilai memengaruhi pergerakan harga emas, di antaranya ketidakpastian kondisi global serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Di tengah kondisi tersebut, emas masih dianggap sebagai aset lindung nilai atau safe haven yang banyak diminati investor.
Selain itu, posisi nilai tukar rupiah yang masih berada di kisaran Rp17.000 per dolar AS juga turut memengaruhi harga emas domestik.
Ketika nilai tukar rupiah melemah, harga emas dalam negeri cenderung mengalami penguatan.
Analis menilai level harga Rp3.025.000 yang tercatat pada awal pekan menjadi titik penopang (support) yang cukup kuat bagi pergerakan harga emas.
Dengan kondisi geopolitik global yang masih dinamis, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan.
Investor pun disarankan untuk terus memantau pergerakan harga emas secara berkala melalui platform resmi seperti aplikasi Brankas Antam.*
Editor : Krisna Widi Aria











