JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu 11 Maret 2026.
Kenaikan ini menyusul penguatan nilai tukae rupiah dari level Rp17.000 per Dolar menjadi Rp 16.863,00. Kini, harga emas justru melonjak tajam sebesar Rp 40.000 per gram.
Berdasarkan data aplikasi Brankas Antam pukul 08:31 WIB, harga emas fisik kini bertengger di level Rp 3.087.000 per gram, naik drastis dari posisi rendah kemarin di level Rp 3.047.000.
Rincian Harga Emas Antam & Posisi Mata Uang
- Emas Fisik (1 gr) | Rp 3.087.000 | Naik Rp 40.000
- Emas BRANKAS (1 gr) | Rp 3.029.120 | Tembus kembali Rp 3 Juta
- Kurs Dolar AS | Rp 16.863,00 | Menguat tipis dari Rp 17.000
Analisis: Faktor Geopolitik Lebih Dominan dari Kurs
Meskipun nilai tukar Rupiah mengalami penguatan tipis ke angka Rp 16.863,00, hal ini ternyata tidak mampu membendung kenaikan harga emas.
Lonjakan Rp 40.000 ini mengindikasikan bahwa pasar lebih merespons eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran melawan koalisi AS-Israel yang kian memanas dalam beberapa hari terakhir.
Dalam situasi perang, harga emas dunia cenderung naik jauh lebih cepat daripada penguatan mata uang lokal.
Akibatnya, emas tetap menjadi incaran utama sebagai aset perlindungan kekayaan (safe haven) bagi para investor domestik maupun global.
Saran bagi Investor
Kenaikan ini membuktikan bahwa emas sangat sensitif terhadap isu keamanan dunia. Bagi Anda yang telah melakukan pembelian saat harga terkoreksi kemarin, hari ini menjadi momentum penguatan aset yang signifikan.
Namun, dengan fluktuasi Rupiah yang masih berada di kisaran Rp 16.800 – Rp 17.000, investor diharapkan tetap waspada terhadap pergerakan harga yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara real-time melalui aplikasi Brankas Antam guna mendapatkan momentum transaksi yang paling menguntungkan.
Editor Daru











