KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menjamin pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan selama masa libur Lebaran 2026.
DLHK Kabupaten Tangerang akan melakukan skema jadwal piket yang telah disusun untuk mengantisipasi potensi timbunan sampah yang diprediksi akan meningkat.
Ujat mengatakan, meskipun operasional tidak berjalan secara penuh seperti hari biasa, petugas kebersihan tetap disiagakan di titik-titik krusial saat masa liburan Lebaran.
“Pelayanan sampah adalah bagian yang tidak boleh libur. Kami sudah membuat jadwal piket untuk back up saat Hari Raya Lebaran bagi sopir, kernet, hingga petugas pesapon,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.
Dia juga mengungkapkan bahwa DLHK akan mengerahkan 50 persen kekuatan armada normal untuk bersiaga menjaga kebersihan sejak H-3 Lebaran.
Sebab, kata Ujat, prioritas utama pengangkutan sampah meliputi kawasan pasar, jalur nasional yang dilalui pemudik, serta ruang publik seperti Alun-Alun Tigaraksa.
“Jika hari biasanya ada 10 mobil, minimal lima mobil harus stand by untuk melayani ruang publik dan jalur rutin yang biasa dilewati banyak orang harus tetap bersih. Karena, tidak elok jika terlihat tumpukan sampah di sana,” ungkapnya.
Selain itu, kata Ujat, karakteristik sampah saat Lebaran biasanya didominasi oleh sampah rumah tangga atau food waste yang cepat membusuk. Hal tersebut dipicu oleh tradisi makan bersama.
Meski kesiapan personel kebersihan telah diatur, Ujat mengakui adanya kendala teknis di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.
Meluapnya Kali Cirarab akibat hujan deras beberapa waktu lalu menyebabkan area TPA Jatiwaringin terendam dengan ketinggian air 0,5 meter.
Sehingga, kondisi ini berdampak langsung pada ritase pembuangan sampah. Armada yang biasanya mampu melakukan dua kali pengangkutan dalam sehari, kini terhambat.
“Bahkan kemarin ada armada yang sampai menginap di TPA karena genangan air di dalam lokasi,” tutupnya.
Editor: Agus Priwandono











