TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tahukah kamu apa saja mata uang terendah di dunia? Jika belum tahu, cek pembahasannya di artikel ini.
Jika berbicara tentang mata uang terkuat di dunia, banyak orang pasti menebak dolar AS. Namun, kenyataannya dinar Kuwait menjadi juaranya.
Perlu diketahui bahwa naik turunnya nilai mata uang di dunia setiap tahunnya diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tingkat atau laju inflasi tinggi.
Lalu, berada di posisi manakah Indonesia dalam urutan mata uang terendah di dunia?
Berdasarkan data dari Forbes, mata uang terendah di dunia saat ini adalah Rial Iran dengan perbandingan 1 rial setara 0,000024 dolar AS.
Selain mata uang Iran, dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut daftar lengkap mata uang terendah di dunia
1. Rial Iran (IRR).
Mata uang rial dari Iran memiliki nilai tukar terendah di dunia. Sebagai pembanding, 1 rial setara dengan 0,000024 dolar AS, sedangkan 1 dolar AS setara dengan 42.300 rial.
Nilai tukar rial memburuk karena adanya ketegangan politik dan berbagai sanksi ekonomi, salah satunya ditetapkan oleh Amerika Serikat sejak tahun 2018.
Tidak hanya itu, tingkat inflasi tahunan mencapai angka 40 persen memperburuk kondisi ekonomi negara yang dilanda konflik berkepanjangan tersebut.
2. Dong Vietnam (VND).
Nilai mata uang terendah di dunia yang kedua adalah dong yang merupakan mata uang negara Vietnam di mana 1 dong setara dengan 0,000043 dolar AS, sedangkan 1 dolar AS setara dengan 23.485 dong.
Penurunan nilai mata uang tersebut dikarenakan oleh buruknya kondisi pasar properti, ketatnya investasi asing, dan penurunan aktivitas ekspor.
Faktor-faktor perekonomian negara tersebut membuat dong Vietnam menjadi mata uang terendah di Asia Tenggara.
3. Kip Laos (LAK).
Mata uang terendah di dunia selanjutnya adalah kip dari negara Laos. Sebagai negara Asia Tenggara kedua di daftar ini, nilai tukar kip termasuk rendah, yaitu 0,000057 dolar AS saja untuk setiap 1 kip. Sebaliknya, 1 dolar AS dihargai sebesar 17.692 kip.
Negara dengan mata uang terendah ketiga di dunia ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang lambat dengan beban pembayaran utang luar negeri yang cukup banyak.
Usaha pemerintah Laos untuk mengendalikan inflasi pun juga tidak membuahkan hasil positif dan bahkan memperburuk kondisi finansial negara.
4. Leone Sierra Leone (SLL).
Leone merupakan mata uang negara Sierra Leone yang menempati urutan keempat mata uang terendah di dunia. Inflasi tinggi yang mencapai 43% di April, melemahnya kondisi ekonomi negara, serta utang luar negeri yang tinggi membuat 1 leone hanya dihargai 0,000057 dolar AS, sedangkan 1 dolar AS dihargai 17.665 leone.
Adapun faktor-faktor lain, seperti masalah dari merebaknya wabah ebola, perang saudara, ketidakpastian politik, dan maraknya korupsi berkontribusi pada penurunan nilai mata uang leone.
5. Pound Libanon (LBP).
Selanjutnya adalah mata uang pound yang berasal dari negara Libanon dengan perbandingan 1 pound setara dengan 0,000067 dolar AS, sedangkan 1 dolar AS dihargai 15.012 pound.
Ekonomi negara yang terpuruk, pengangguran tinggi, krisis bank berkepanjangan, kekacauan politik, dan inflasi tinggi membuat nilai tukar pound semakin melemah.
6. Rupiah Indonesia (IDR).
Indonesia menjadi salah satu negara dengan mata uang terendah. 1 rupiah setara dengan 0,000067 dolar AS, sedangkan 1 dolar AS dihargai 14.985 rupiah.
Melemahnya rupiah di perekonomian dunia dikarenakan oleh tekanan ekonomi global dan permasalahan lain di tahun-tahun sebelumnya.
Editor: Agus Priwandono











