PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – RSUD Berkah Pandeglang memastikan ketersediaan stok obat-obatan bagi pasien dalam kondisi aman. Rumah sakit menegaskan hingga saat ini tidak ada kekosongan obat, meski jumlah kunjungan pasien meningkat usai Lebaran.
Direktur RSUD Berkah Pandeglang, dr Firmansyah, mengatakan pihak rumah sakit telah menyiapkan kebutuhan obat sejak jauh hari. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal saat terjadi lonjakan pasien.
“Untuk pelayanan selama kemarin, termasuk saat Lebaran dan pasca-Lebaran, semua sudah kami siapkan. Kami selalu mengontrol dan mengawasi kebutuhan yang harus disiapkan,” kata Firmansyah, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurutnya, pengadaan obat di RSUD Berkah dilakukan secara bertahap berdasarkan proyeksi kebutuhan pelayanan. Sistem tersebut diterapkan agar ketersediaan obat tetap terjaga dan dapat menyesuaikan dengan pola penyakit pasien yang bisa berubah sewaktu-waktu.
“Kalau obat-obatan, kami siapkan per tiga bulan sesuai kebutuhan. Jadi tidak langsung belanja untuk enam bulan atau satu tahun, karena pola penyakit itu bisa berubah-ubah,” ujarnya.
Firmansyah menjelaskan, seluruh jenis obat yang tersedia di rumah sakit memiliki peran penting dalam mendukung layanan kesehatan. Kebutuhan obat, kata dia, sangat bergantung pada jenis penyakit yang ditangani serta layanan spesialis yang tersedia.
“Semua obat dibutuhkan. Karena kami memiliki banyak layanan spesialis, jadi jenis obat yang diperlukan tergantung pada pola penyakit dan penanganan pasien,” ucapnya.
Ia menambahkan, RSUD Berkah juga telah menyiapkan berbagai obat yang paling sering dibutuhkan dalam pelayanan dasar. Di antaranya antibiotik, antipiretik atau obat penurun panas, obat lambung, hingga obat pendukung lainnya.
“Alhamdulillah, untuk obat-obatan tersedia. Semua jenis obat yang dibutuhkan untuk pelayanan pasien kami siapkan,” tegasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











