LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak berupaya terus mengejar realisasi luas tambah tanam (LTT) padi tahun 2026. Realiasasi LTT hingga April 2026 seluas 44 ribu hektare atau 22 persen dari 157 ribu hektare tersebut.
LTT bertujuan dalam upaya mendukung swasembada pangan dan terwujudnya ketahanan pangan nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, mengatakan pihaknya bekerja keras dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai target LTT seluas 157 ribu hektare, sehingga dapat memberikan ketersediaan pangan nasional.
“Kita terus berupaya agar LTT terus bertambah. Insya allah targeg LTT tahjn ini bisa tercapai,” kata Rahmat, Kamis 16 April 2026.
Untuk mewujudkan target tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan petugas penyuluh lapang (PPL) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan lainnya.
“Saat ini angka LTT sampai 14 April 2026 seluas 44 ribu hektare atau 22 persen dari 157 ribu hektare tersebut. Tentunya, jika tercapai LTT itu bisa menghasilkan gabah panen sekitar 700 ribu lebih ton dan jika dikalkulasikan pangan mencapai 440 ribu ton setara beras,” ujarnya.
Salah satu faktor yang sangat memengaruhi LTT, lanjutnya, adalah kondisi irigasi yang harus dalam kondisi baik.
“Pemkab Lebak berkomitmen untuk mendukung peningkatan produksi padi di tahun 2026 yang sejalan dengan upaya Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten dalam mencapai swasembada pangan,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











