CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon langsung menyelidiki kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 49 siswa MTs Al Inayah, Kota Cilegon, pada Kamis sore, 16 April 2026.
Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, mengatakan, pihaknya saat ini fokus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
“Alat bukti akan kita kumpulkan, baik dari keterangan saksi, hasil laboratorium, keterangan ahli, hingga bukti elektronik seperti CCTV,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Selain itu, polisi juga tengah menginventarisasi gejala yang dialami para korban untuk memperkuat proses penyelidikan.
“Kita akan inventarisir setiap gejala. Ada yang mual, pusing dan lainnya. Pihak medis juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Ia menjelaskan, reaksi tubuh setiap individu terhadap makanan bisa berbeda-beda, sehingga waktu munculnya gejala tidak selalu sama.
“Reaksi fisiologis setiap orang berbeda-beda. Ada yang langsung bereaksi, ada juga yang beberapa waktu kemudian,” terangnya.
Untuk memastikan penyebab kejadian, polisi akan melakukan uji laboratorium terhadap makanan yang dikonsumsi siswa, termasuk bahan baku dan dampaknya terhadap tubuh.
“Kita akan uji kandungan makanan, bahan baku, dan dikaitkan dengan hasil pemeriksaan medis, termasuk sampel darah,” tegasnya.
Editor: Agus Priwandono











