SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Serang menyiapkan revitalisasi Alun-alun Kota Serang sebagai bagian dari pembentukan identitas kota sekaligus wajah ibu kota Provinsi Banten.
Proyek ini tidak hanya berfokus pada pembenahan alun-alun, tetapi juga mencakup penataan infrastruktur di kawasan sekitarnya agar lebih representatif.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi menjelaskan, revitalisasi dilakukan secara menyeluruh dengan perencanaan matang untuk menghindari tumpang tindih anggaran.
“Alun-alun Kota Serang ini akan dibangun. Kita pastikan tidak ada pembangunan yang dobel anggaran. Saat ini sudah masuk tahap lelang,” ujar Budi, Minggu 19 April 2026.
Selain itu, Pemkot Serang juga akan menutup sementara akses jalan rusak di area alun-alun demi keselamatan pengguna jalan.
“Jalan yang rusak akan kita tutup agar tidak membahayakan warga,” katanya.
Menurut Budi, pembangunan ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten.
Ia juga meminta masyarakat bersabar karena masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota baru berjalan satu tahun.
“Pembangunan ini adalah bagian dari percepatan. Alun-alun akan menjadi ikon Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten,” jelasnya.
Revitalisasi tersebut juga akan terintegrasi dengan pengembangan kawasan lain, termasuk Jalan Diponegoro hingga area Royal Baroe.
Pembangunan jalan penghubung disebut akan didukung oleh Pemerintah Provinsi Banten.
Editor: Abdul Rozak











