LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus mewaspadai kasus positif HIV di daerah yang di pimpin oleh Bupati Hasbi Jayabaya ini.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat sepanjang tahun ini atau Januari-Maret menemukan 32 kasus positif HIV.
“Ya, tahun ini dari Januari-Maret ada 32 kasus HIV Karena itu, sebagai langkah preventif kita terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk gencar melaksanakan penyuluhan bahaya HIV/AIDS terutama bagi kalangan pelajar dan generasi muda,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak, Nining Tilawah, Senin 20 April 2026.
Kepala Dinkes Lebak Eka Darmana menambahkan, penderita HIV/AIDS perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. Salah satunya, yakni berupaya memberikan bantuan obat penyembuh dan makanan tambahan gizi.
“Penderita juga harus tepat waktu dalam mengkonsumsi obat Anti Retro Viral (ARV) dan sejauh ini kebutuhan ARV tercukupi,” ujarnya.
Ketua MUI Lebak KH Pupu Mahpudin mengaku prihatin atas ditemukannya kasus virus HIV di Kabupaten Lebak, meskipun MUI terus menyosialisasikan akan bahaya HIV/AIDS melalui berbagai ceramah disetiap pelosok kampung maupun pengajian.
“Kami terus memberikan pengertian dan sosialisasi kepada para orang tua untuk terus mengawasi perilaku menyimpang yang terjadi pada anak-anak usia puber serta dampak dari pergaulan sek bebas selain dilarang oleh agama,” kata kiai karismatik ini.
Editor: Abdul Rozak











