SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara atau suspend 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Banten.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Albertus Doni Dewantoro, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN. Katanya, puluhan SPPG itu disuspend karena memiliki dapur yang ‘jelek’ tidak memenuhi standar operasional khususnya dari segi ipal.
“Kalau total sekarang untuk sampai hari ini suspend ada sekitar 20 SPPG yang terdiri dari tidak memiliiki ipal kemudian yang menu jelek apalagi yang viral itu pasti kita suspend,”katanya di Kota Serang, Rabu, 22 April 2026.
Dikatakannya, SPPG yang ditutup paling banyak di daerah Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
“Paling banyak itu ada di pandeglang sama di lebak di lebak ada 8 di pandeglang ada 7 sisanya itu terpisah. Kasusnya Ipal dan menu jelek. Menu jelek itu basi atau menu minimalis itu kena,” ungkapmya.
Saat ini pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini, dengan memastikan setiap SPPG beroperasi sesuai dengan standar operasional.
Editor: Agus Priwandono











