SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivitas pedagang saat Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-alun Kota Serang bakal ditata ulang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan penataan dilakukan tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha.
Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan langkah penataan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan alun-alun yang lebih tertib dan nyaman, tanpa mengganggu fungsi ruang publik saat CFD berlangsung.
“Bukan ditiadakan, tapi akan ditata. Kemungkinan akan ada relokasi ke beberapa titik seperti Pasar Lama atau kawasan Taman Sari dan sekitarnya,” ujarnya, Kamis, 23 April 2026.
Ia menegaskan, ke depan para pedagang tidak lagi diperbolehkan berjualan di jalur utama yang menjadi lintasan kegiatan Car Free Day.
Menurutnya, penataan ini juga berkaitan dengan rencana revitalisasi kawasan alun-alun yang tengah disiapkan Pemkot Serang.
Meski demikian, Wahyu mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum memiliki data pasti terkait jumlah pedagang CFD yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Karena aktivitas ini bukan berada di bawah kewenangan langsung kami. Dari hasil koordinasi awal dengan Dinas Lingkungan Hidup, itu juga bukan dalam penanganan mereka,” katanya.
Ia menduga, aktivitas pedagang CFD selama ini dikelola oleh pihak lain, seperti paguyuban atau kelompok tertentu.
“Artinya kemungkinan ada pengelola lain. Tapi kontribusinya terhadap PAD juga belum masuk ke kami,” ungkapnya.
Penataan ini juga dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik pungutan liar yang berpotensi memberatkan para pedagang maupun masyarakat.
“Tujuannya agar semuanya tertib dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Saat ini, Pemkot Serang telah menyiapkan opsi lokasi relokasi. Namun tidak menutup kemungkinan adanya alternatif lain, tergantung hasil diskusi dengan para pedagang dan pihak terkait.
“Semua masih akan dibahas bersama, supaya solusi yang diambil tidak merugikan pedagang,” ujarnya.
Untuk tahap awal, dalam dua hingga tiga minggu ke depan, Pemkot Serang akan mulai melakukan pendataan terhadap pedagang CFD sebagai dasar penataan.
“Pendataan ini penting agar penataan bisa tepat sasaran,” katanya.
Ia berharap, melalui penataan ini, aktivitas Car Free Day tetap berjalan nyaman, sementara pelaku UMKM juga tetap mendapatkan ruang usaha yang layak dan tertata.
Editor: Abdul Rozak











