SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang telah meninjau lokasi yang akan diusulkan menjadi Sekolah Rakyat (SR) yang berada di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.
Lokasi tersebut berada di perumahan dan akan memanfaatkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) untuk dibangun SR.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, mengatakan pihaknya bersama dengan pemerintah provinsi dan Satker telah meninjau lokasi tersebut yang berada di dalam perumahan Green Citeras.
“Memang ada beberapa usulan, awalnya di Cikeusal, tetapi untuk lokasi bukan hanya kita menentukan lokasinya, tetapi juga harus dinilai oleh Kemensos dalam hal ini oleh Satker,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan peninjauan yang dilakukan, di Cikeusal, Pemkab Serang diminta untuk mencari lahan alternatif karena lahan di Cikeusal masuk pada Lahan Baku Sawah (LBS).
“Rekomendasinya ini kan untuk mencari lahan-lahan alternatif yang lain yang memang nanti dianggapnya paling bagus. Maka dari itu kemarin ada beberapa pilihan lagi yaitu salah satunya Jawilan,” ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan di Jawilan, lahan tersebut memiliki tata ruang yang sesuai lantaran berada di wilayah pemukiman. Namun, pemerintah daerah harus segera mengurus kepemilikan lahannya, lantaran lahan tersebut milik pengembang perumahan.
“Lahan ini memang harus segera diselesaikan kepemilikan lahannya. Karena statusnya merupakan PSU Perumahan, jadi harus ditempuh regulasinya, syarat-syaratnya agar lahan tersebut bisa segera diserahkan ke Pemkab Serang,” ujarnya.
Ia menargetkan, untuk pendataan dan pemberkasan persyaratan-persyaratan bisa diselesaikan di tahun ini. Pihaknya mengaku sudah mengusulkan lokasinya tinggal dokumennya diselesaikan. “Kita harus segera menyelesaikan kepemilikan lahannya,” ujarnya.
Ia mengatakan, selain lokasinya yang berada wilayah pemukiman, lokasi SR di Jawilan tersebut berada di lokasi strategis, ditambah lagi akses ke listrik dan air juga dekat. “Lokasinya strategis, karena yang dinilai akses jalan masuknya dengan jalan utamanya itu jauh atau tidak, lalu listrik air, dan kondisi lahannya tidak curam,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, nantinya ada lebih dari 6 hektare lahan yang akan dibangun SR. Lahan tersebut akan dibangun mulai dari SD, SMP hingga SMA. “Kita berharap lebih dari 6 hektare, supaya fasilitas umumnya dan fasilitas pendidikannya lengkap,” ujarnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani











