PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras dan angin kencang menyebabkan rumah milik Saepudin, warga Kampung Cikalir Girang, RT 005 RW 001, Desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang ketima material tanah longsor, Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 17.15 WIB.
Beruntung dalam kejadian bencana longsor menimpa rumah milik Saepudin tidak sampai menimbulkan korban luka dan jiwa.
Hanya saja korban longsor mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta. Selain rumah longsor, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan satu unit rumah milik Yamah (65), warga Kampung Babakan Baru RT. 002 RW 002, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengalami ambruk.
Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (KSB) Provinsi Banten, Beni Madsira mengatakan, kalau ia menerima laporan adanya bencana tanah longsor di Kampung Cikalir Girang.
“Sekira pukul 17.15 WIB terjadi hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor. Tebing tanah rumah Sarijan menimpa rumah tetangganya,” katanya, Sabtu, 16 Mei 2026.
Halaman rumah tetangga yang ketimpa longsoran ialah milik Saepudin. Dalam peristiwa itu tidak sampai menimbulkan luka dan korban jiwa.
“Hanya saja rumah milik Sapeudin beserta perabotan mengalami rusak berat. Kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta,” katanya.
Selain kejadian bencana tanah longsor, Ia juga menerima laporan kejadian rumah ambruk di Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang.
“Korban bernama Yamah. Rumah beserta perabotan rusak berat ditaksir mencapai Rp12 Juta,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan









