KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.JD – Polresta Tangerang meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banggalawa Tantya di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang pada Sabtu 16 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian 166 SPPG Polri secara serentak yang dipimpin langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, secara virtual dari Sidoarjo, Jawa Timur.
Peresmian SPPG di wilayah Polresta Tangerang turut dihadiri Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan; pejabat utama Polda Banten, Forkopimda, dan unsur terkait lain.
Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan mengapresiasi kepada seluruh jajaran Polda Banten yang telah mendukung pembangunan program SPPG di wilayah Banten.
“Saya menyampaikan sangat mengapresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Banten, para Kapolres, pengawas SPPG, para koordinator wilayah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini,” katanya.
Menurutnya, capaian pembangunan SPPG di Provinsi Banten mengalami peningkatan signifikan.
Dari target awal satu model SPPG, kini telah terbangun 70 SPPG, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Tangerang.
Dia merinci, sebanyak 38 unit telah operasional, 27 dalam persiapan operasional, dan 11 masih dalam tahap pembangunan.
“Ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh jajaran bersama pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengungkapkan bahwa pembangunan SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.
Dia menerangkan, saat ini terdapat 30 unit SPPG di wilayah hukum Polresta Tangerang. Sebanyak 12 unit dikelola Polda Banten dan 18 unit dikelola Polresta Tangerang.
Dari jumlah tersebut, enam unit SPPG Polresta Tangerang telah beroperasi, yakni SPPG 1 Cikupa, SPPG 2 Sukamulya, SPPG 3 Kresek, SPPG Raksa 6 Kresek, SPPG Raksa 5 Rajeg, dan SPPG Raksa 15 Kronjo.
“Saat ini total penerima manfaat dari SPPG yang telah operasional saat ini mencapai 10.926 penerima manfaat,” ungkapnya.
Menurut Indra Waspada, program tersebut memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan pemenuhan gizi bagi siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna menekan angka stunting.
Selain itu, kata Indra Waspada, seluruh makanan diproduksi dengan standar higienis dan sistem keamanan pangan yang ketat, supaya kualitas makanan yang diterima masyarakat benar-benar terjamin.
“Program ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pembelian bahan baku dari petani, peternak, dan nelayan lokal dan juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” kata Indra Waspada.
Editor: Agus Priwandono











