KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Sinar Mas Land menggelar Workshop UMKM 2026 bertajuk “Strategi UMKM Modern: Cerdas Financial & Promosi Berbasis AI” di Auditorium Green Office Park 9, BSD City, Kabupaten Tangerang, Rabu 20 Mei 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) perusahaan melalui SML UMKM Centre sebagai upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih adaptif menghadapi tantangan bisnis modern.
Workshop ini diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari UMKM binaan SML UMKM Centre, komunitas UMKM disabilitas, mahasiswa peserta program Youthpreneur, hingga berbagai unit di bawah pilar usaha Sinar Mas.
Managing Director President Office Sinar Mas Land Dony Martadisata mengatakan, UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi nasional sehingga perlu didukung agar mampu meningkatkan daya saing di era digital.
“Melalui Workshop UMKM 2026 ini, Sinar Mas Land berupaya memperkuat kapasitas para pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis modern melalui peningkatan literasi keuangan, perluasan akses pembiayaan, serta optimalisasi teknologi digital berbasis AI,” ujar Dony.
Menurutnya, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi usaha, memperluas pasar, hingga menciptakan peluang bisnis baru.
“Kami berharap para pelaku UMKM dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara adaptif sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha dan mengembangkan bisnis secara lebih inovatif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi edukatif mulai dari pengelolaan keuangan usaha, strategi promosi digital berbasis AI, hingga akses informasi pembiayaan usaha dari berbagai lembaga keuangan.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dan pakar di bidang UMKM, di antaranya Mentor Manajemen Bisnis dan Produktivitas SML UMKM Centre Dra Endang Retno Wardhani serta Principal Indonesia Applied Digital Economy & Regulatory Network (IADERN) Tuhu Nugraha.
Selain sesi pelatihan, workshop turut menghadirkan diskusi interaktif bersama mitra perbankan dan pembiayaan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Pegadaian, hingga Sumber Rizki.
Para peserta memperoleh informasi terkait akses permodalan, produk pembiayaan usaha, hingga peluang pengembangan bisnis untuk mendukung pertumbuhan UMKM di era digital.
Editor: Bayu Mulyana








