CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID –Pemkot Cilegon menyiapkan kantung parkir khusus untuk kendaraan tambang sebagai upaya mengurangi antrean dan parkir liar truk di sepanjang Jalur Lingkar Selatan (JLS).
Rencana tersebut muncul setelah penerapan pembatasan jam operasional kendaraan tambang yang telah berjalan hampir satu bulan.
Selama kebijakan berlangsung, masih ada truk yang berhenti di bahu jalan untuk menunggu waktu operasional. Sehingga khawatir mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Heri Suheri mengatakan, penyediaan kantung parkir menjadi salah satu solusi guna mengatasi persoalan tersebut.
Menurut Heri, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Cilegon dalam menata lalu lintas kendaraan tambang sekaligus mengurangi potensi kemacetan akibat kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
“Ada program dari Pak Wali Kota yang mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Saat ini masih dalam tahap kajian dan perencanaan,” kata Heri, Kamis 4 Juni 2026.
Pemkot Cilegon Sedang Lakukan Survei Penentuan Lokasi
Ia menjelaskan, Pemkot Cilegon sedang melakukan survei untuk menentukan lokasi untuk kantung parkir kendaraan tambang. Lokasi tersebut nantinya mampu menampung kendaraan yang menunggu jam operasional sehingga tidak lagi memanfaatkan bahu jalan.
“Ada yang ingin dibuka menjadi lahan kantung parkir. Sekarang sedang kami survei beberapa titik yang bisa menampung kendaraan agar tidak parkir di bahu jalan,” ujarnya.
Heri mengungkapkan, sejak aturan jam operasional kendaraan tambang berlaku, jumlah kendaraan yang melanggar terus berkurang. Banyak sopir yang kini memilih menunda keberangkatan menuju lokasi tambang atau menunggu di sejumlah titik, termasuk kawasan Simpang Bentola.
“Alhamdulillah semakin hari semakin berkurang kendaraan yang belum mengetahui aturan tersebut. Banyak yang mengundur keberangkatan ke lokasi tambang, ada juga yang menunggu di Simpang Bentola,” tuturnya.
Ia menilai kebijakan pembatasan jam operasional cukup membantu mengurangi volume kendaraan di sejumlah ruas jalan Kota Cilegon, khususnya pada jam-jam sibuk. Meski demikian, Heri mengakui kepadatan lalu lintas masih terjadi di beberapa titik seperti Simpang PCI.
Selain dipengaruhi volume kendaraan yang meningkat, kondisi tersebut juga diperparah adanya proyek pembangunan jalan yang tengah berlangsung.
Editor : Rostinah











