KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Program pengumpulan dan daur ulang kemasan minuman bekas atau Used Beverage Cartons (UBC) yang diperkenalkan PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) mendapat perhatian Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar.
Program tersebut diperkenalkan LamiPak Indonesia saat berpartisipasi dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial bertajuk Kiprah Satu Dasawarsa Program Manajemen Risiko yang diselenggarakan Direktorat Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Kedeputian Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI bersama Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, pada 30 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, LamiPak memperkenalkan program pengumpulan dan daur ulang UBC sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.
Public Relations Manager LamiPak Indonesia, Ahmad Rizalmi, mengatakan program tersebut telah diimplementasikan di 20 sekolah di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
“Melalui program ini, LamiPak berupaya meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan penerapan ekonomi sirkular sejak dini,” ujar Rizalmi saat dihubungi kembali, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Rizalmi, inisiatif tersebut juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap implementasi Extended Producer Responsibility (EPR) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.
Ia mengatakan, partisipasi perusahaan dalam forum tersebut merupakan wujud komitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem keamanan pangan di Indonesia.
“Melalui inovasi kemasan aseptik, kami percaya bahwa industri dapat menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan efisien. Kami juga berkomitmen untuk terus berjalan seiring dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pangan yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Rizalmi.
Ia menambahkan, keikutsertaan LamiPak Indonesia dalam forum nasional tersebut sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus menghadirkan solusi kemasan yang mendukung keamanan pangan, efisiensi distribusi, serta keberlanjutan industri makanan dan minuman di Indonesia.*
Editor : Krisna Widi Aria











