SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Capaian imunisasi dasar lengkap di Kota Serang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Serang.
Dalam tiga tahun terakhir, cakupan imunisasi belum mampu menembus target nasional yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebesar 80 persen.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, realisasi imunisasi masih berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Meski demikian, jumlah bayi yang memperoleh imunisasi dasar lengkap terus mengalami peningkatan setiap tahun.
Data Dinkes Kota Serang mencatat sebanyak 5.568 bayi menerima imunisasi pada 2023, meningkat menjadi 5.960 bayi pada 2024, dan kembali naik menjadi 7.145 bayi sepanjang 2025.
Namun, peningkatan tersebut belum mampu mendongkrak persentase cakupan secara keseluruhan sesuai target nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Ahmad Hasanudin mengatakan, tantangan terbesar saat ini bukan lagi keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan, melainkan masih adanya penolakan dari sebagian masyarakat terhadap imunisasi.
Menurutnya, rendahnya pemahaman mengenai manfaat imunisasi masih menjadi penyebab utama belum optimalnya cakupan imunisasi di Kota Serang.
“Dulu ibunya sudah mau mengantar anak ke posyandu setelah diumumkan di masjid. Tapi kata bapaknya, ‘Ngapain imunisasi, nyakitin anak disuntik-suntik masuk jarum.’ Padahal manfaatnya jauh lebih besar dibanding mudaratnya,” ujar Ahmad Hasanudin, pada Jumat 10 Juli 2026.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinkes Kota Serang terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui berbagai pendekatan.
Salah satu inovasi yang kini didorong ialah Gerakan Ayah Ajak Imunisasi, sebuah program yang mengajak para ayah berperan aktif dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Dinkes menilai keputusan terkait kesehatan anak dalam keluarga kerap dipengaruhi oleh kepala keluarga.
Sementara itu, Asisten Daerah I Kota Serang Yudi Suryadi mengakui capaian imunisasi di Kota Serang masih berada di bawah target nasional.
Ia mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan dan berharap rekomendasi hasil pembahasan bersama dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Serang.
“Kami mengapresiasi program ini sebagai salah satu upaya mendorong capaian imunisasi di Kota Serang agar mencapai target yang telah ditentukan. Insyaallah rekomendasi ini akan kami tindak lanjuti dan dilaporkan kepada Pak Wali agar bisa segera dilaksanakan,” kata Yudi.
Berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan RI dan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu intervensi kesehatan paling efektif untuk mencegah penyakit berbahaya seperti campak, difteri, pertusis, polio, hepatitis B, dan tuberkulosis.
Karena itu, Pemerintah Kota Serang akan memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan OPD, tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar target imunisasi nasional dapat tercapai.
Editor Daru











