SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten Supriadi menilai rendahnya kualitas pendidikan masih menjadi salah satu faktor utama penyebab kemiskinan di Kabupaten Lebak.
Supriadi mengatakan, pendidikan memiliki hubungan erat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Memang penyebab kemiskinan pertama itu pendidikan. Orang tidak peduli membaca, tidak peduli ilmu pengetahuan, akhirnya mudah dipengaruhi dan sulit berkembang,” katanya, Minggu 12 Juli 2026.
Menurutnya, pemerintah telah berupaya memperluas akses pendidikan melalui program sekolah gratis hingga jenjang SMA. Namun, masih terdapat biaya lain seperti seragam dan perlengkapan sekolah yang menjadi beban sebagian masyarakat.
Supriadi juga menyoroti rendahnya budaya membaca di tengah masyarakat yang menurutnya mulai tergeser oleh penggunaan telepon seluler.
Ia berharap anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen dari APBN maupun APBD benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kalau pendidikan semakin baik, masyarakat juga akan semakin maju. Kemiskinan bisa diputus melalui pendidikan,” ujarnya.
Dirinya pun mengapresiasi program Sekolah Gratis untuk jenjang SMA/SMK Swasta oleh Pemprov Banten. Ia optimistis peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Editor: Abdul Rozak











