CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Tiga kebakaran lahan terjadi di lokasi berbeda di Kota Cilegon pada Kamis malam, 16 Juli 2026. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran yang ditinggalkan sehingga api merambat ke ilalang dan lahan kosong di tengah cuaca kemarau yang kering.
Kebakaran pertama terjadi di kawasan Perumahan Curug Asri, RT 05 RW 06, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber. Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon sekitar pukul 18.15 WIB, sementara api diketahui mulai membakar lahan sejak pukul 17.45 WIB.
Petugas mengerahkan dua unit mobil pompa dari Mako Damkar dan Pos Damkar Citangkil dengan total 16 personel. Sebanyak 9.000 liter air dari hidran digunakan untuk memadamkan api yang membakar lahan ilalang seluas sekitar tiga hektare.
Proses pemadaman selesai sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam operasi tersebut, seorang anggota Damkar dilaporkan mengalami kelelahan hingga pingsan dan langsung mendapat penanganan.
Tak lama kemudian, kebakaran kembali terjadi di Jalan Bonakarta, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang. Api dilaporkan muncul sekitar pukul 19.45 WIB dan diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan hingga merambat ke ilalang.
BPBD Kota Cilegon bersama Polsek Cilegon melakukan pemadaman secara manual. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Pada malam yang sama, kebakaran lahan juga terjadi di kawasan Jalan Baru, Langon 2, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Api mulai berkobar sekitar pukul 19.25 WIB dan membakar lahan kosong seluas kurang lebih dua hektare di kawasan perbukitan.
Kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan yang ditinggalkan hingga api merambat ke kawasan perbukitan.
BPBD Kota Cilegon bersama DPKP, Tagana Kota Cilegon, PMI Kecamatan Pulomerak, dan warga melakukan pemadaman secara manual. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.30 WIB.
Ketiga peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Namun, rangkaian kebakaran dalam satu malam menjadi peringatan meningkatnya risiko kebakaran lahan selama musim kemarau.
Kepala DPKP Kota Cilegon, Agus Ubaidillah, sebelumnya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Memasuki musim kemarau 2026, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. BMKG memprediksi musim kemarau tahun ini lebih panjang dan kering karena adanya potensi El Nino,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











