CILEGON – Hasil uji tes urine yang dilakukan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Banten dan Cilegon kepada anggota DPRD Cilegon serta staf sekretariatan dewan, belum bisa diketahui hari ini. Ketua DPRD Cilegon Faqih Usman dari Fraksi Golkar membeberkan, karena alasan belum seluruh anggota mengikuti tes tersebut, hasilnya masih belum akan diumumkan.
Namun Faqih berjanji pihaknya akan mengumumkan hasilnya secepat mungkin kepada awak media. “Dari 35 anggota DPRD Cilegon enam di antaranya belum ikut tes urine dengan berbagai alasan. Ada yang berhalangan dan ada juga yang lagi sakit. Sehari atau dua hari lagi lah, pasti akan kita informasikan hasilnya ke teman media,” ujar Faqih, Rabu (6/4/2016).
Terpisah, Kepala BNN Kota Cilegon Sofyan Girsang menjelaskan, keberadaan BNN Kota Cilegon baru sekitar tiga bulan. Sejak awal BNN Cilegon berdiri, Ketua DPRD Cilegon Faqih Usman sudah meminta agar anggota DPRD Cilegon dites urin.
“Hasilnya terserah pak ketua Dewan saja kapan ingin dipublikasikan. Tes urine ini juga merupakan permintaan DPRD Cilegon sendiri. Jika nanti ada yang terindikasi memakai narkoba ya kita siap saja untuk melakukan pembinaan,” katanya. (Riko)








