slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Cerita Siti Khodijah yang Pernah Tinggal di Kandang Ayam

Redaksi by Redaksi
16-04-2016 13:35:43
in Berita Utama, Featured, Umum
Rumah Kandang Ayam

Siti Khodijah di depan rumahnya yang dibangun tanpa bantuan dari Pemkab Lebak, Jumat (15/4/2016). (Foto: Mastur)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Awal Januari lalu, publik dikagetkan dengan pemberitaan soal keluarga Suyitno yang tinggal di kandang ayam. Keluarga asal Kampung Cinumpi, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, itu tidak lagi menempati kandang ayam. Mereka sudah menempati sebuah rumah, tapi tidak layak huni. Pembangunannya terhenti akibat perhatian Pemkab Lebak kepada keluarga miskin itu tidak terwujud.

Baca juga: Penderitaan Suyitno dan Keluarganya Tinggal di Kandang Ayam

Baca Juga :

Ruslan Asal Lebak, Terpaksa Tinggal di Gubuk Lio Demi Bertahan Hidup di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Memilukan, Samudi Tinggal di Gubuk Reyot Selama 10 Tahun

Atasi Kemiskinan Ekstrem , Pemprov Banten Berikan Bansos Kepada Ribuan Warga di Lebak

Nasuhi Kini Punya Tenda Baru yang Lebih Layak

MASTUR – Kalanganyar

Sekira pukul 14.00 WIB kemarin (15/4/2016), saya melintas di Kampung Cinumpi. Suasananya cukup sepi. Mayoritas warga Kampung Cinumpi beraktivitas di dalam rumah.

Di salah satu sudut kampung, beberapa ibu rumah tangga berkumpul dan mengobrol. Salah satunya, Siti Khodijah, istri Suyitno.

Siti Khodijah kemudian mengajak saya untuk mampir ke rumahnya. Keluarga ini tidak lagi menempati kandang ayam. Mereka telah menempati rumah berukuran 5×9 meter, tetapi kondisinya memprihatinkan.

Bagian depannya belum ditutup bilik, lantainya masih tanah, dan atapnya belum berplafon. Daun jendela dan pintu pada rumah keluarga miskin ini juga tidak ada. Rumah ini kosong melompong, karena Suyitno belum memindahkan perabotan rumah tangganya dari kandang ayam, beberapa meter dari rumah itu.

Siti Khodijah menceritakan, bantuan dari Pemkab Lebak diterima keluarganya setelah pemberitaan tentang keluarganya yang tinggal di dalam kandang ayam ramai di media massa cetak dan elektronik. Pemberitaan itu membuat Wakil Bupati Ade Sumardi dan pejabat Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) datang. Orang-orang penting itu mengungkapkan keprihatinannya kepada keluarga Suyitno. Saat itu, para pejabat itu juga menjanjikan akan memberikan bantuan berupa material bangunan kepada Suyitno. Sayangnya, janji tinggal janji.

“Kami hanya terima bantuan dari Baznas Lebak sebesar Rp1 juta, empat sak semen, dan pasir dua pikap. Kalau dari pemerintah enggak ada,” tukas Siti Khodijah.

Bantuan dari Baznas itulah yang digunakan untuk membangun rumah berukuran 5×9 meter tersebut. Tetangga Siti Khodijah-lah yang bergotong-royong memasang batu bata setengah badan dan dinding bilik rumah. Warga Kampung Cinumpi berempati agar keluarga Suyitno cepat pindah dari kandang ayam. “Walaupun (rumah-red) belum jadi, saya dan suami sepakat mengisi rumah ini,” ujar Siti Khodijah.

Dua atau tiga bulan, Suyitno dan keluarga telah menempati rumah itu. Mereka tidak lagi berharap mendapatkan bantuan dari Pemkab Lebak yang dijanjikan Wakil Bupati dan pejabat Disnakertransos. Keluarga miskin ini pasrah dengan nasib yang menimpanya.

Untuk memperbaiki hidup keluarganya, Suyitno telah dua pekan mengadu nasib di Jakarta. Siti Khodijah belum mengetahui, suaminya telah mendapatkan pekerjaan atau belum. Sepengetahuan ibu rumah tangga ini, Suyitno ikut temannya yang sudah bekerja di Jakarta.

Sementara, Siti Khodijah menjadi buruh cuci dan menyeterika pakaian di Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak. “Saya harus kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” tutur Siti Khodijah. “Saya bersyukur, anak-anak enggak pernah ngeluh lagi. Tidak seperti waktu di kandang ayam, mereka sering mengeluh sakit dan kedinginan kalau malam hari,” kenang Siti Khodijah. (*)

Tags: Warga Miskin Lebak
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Waduh, Jalan Inpres-Carenang Rusak Lagi

Next Post

Saat Tidur Pernah Merasa ‘Ketindihan’? Ini Penjelasannya

Related Posts

Ruslan Asal Lebak, Terpaksa Tinggal di Gubuk Lio Demi Bertahan Hidup di Tengah Keterbatasan Ekonomi
Berita Utama

Ruslan Asal Lebak, Terpaksa Tinggal di Gubuk Lio Demi Bertahan Hidup di Tengah Keterbatasan Ekonomi

by Nurandi
Selasa, 18 Februari 2025 12:48

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Memiliki tempat tinggal yang layak adalah harapan setiap orang, namun kenyataannya masih banyak yang belum bisa mewujudkannya. Salah satunya adalah...

Read moreDetails

Memilukan, Samudi Tinggal di Gubuk Reyot Selama 10 Tahun

Atasi Kemiskinan Ekstrem , Pemprov Banten Berikan Bansos Kepada Ribuan Warga di Lebak

Nasuhi Kini Punya Tenda Baru yang Lebih Layak

BPBD Lebak Targetkan 10 Hari Pembangunan Rumah Nasuhi

Ada Dana Rp15 Juta Untuk Bantu Nasuhi Bangun Rumah, DPRKPP: Lahan Harus Klir Dulu

Warganya Tinggal di Gubuk, Kepala Desa Ungkap Sulitnya Urus Bantuan Rumah Nasuhi

Warga Warunggunung Tinggal di Gubuk Butuh Bantuan Dermawan

Derita Penyakit Langka, Balita di Lebak Ini Kondisinya Memprihatinkan

58 Ribu Warga Miskin Lebak Belum Terdaftar Penerima Program Keluarga Harapan

Next Post
Ketindihan

Saat Tidur Pernah Merasa 'Ketindihan'? Ini Penjelasannya

malangstrudel.com

Wow! Ada Promo Malang Strudel di CitraGarden BMW

Honda

Ingin Dapat All New CBR 150R? Ini Caranya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Jumat, 24 April 2026 19:59
Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Jumat, 24 April 2026 19:53
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Jumat, 24 April 2026 19:52
DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

Jumat, 24 April 2026 19:50
Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Jumat, 24 April 2026 18:56
Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Jumat, 24 April 2026 18:49
Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Jumat, 24 April 2026 19:59
Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Jumat, 24 April 2026 19:53
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Jumat, 24 April 2026 19:52
DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

Jumat, 24 April 2026 19:50
Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Jumat, 24 April 2026 18:56
Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Jumat, 24 April 2026 18:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 24 April 2026 19:59

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang memastikan stok gas elpiji tiga kilogram masih aman....

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

by Purnama Irawan
Jumat, 24 April 2026 19:53

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan melaksanakan penanaman 1.015 pohon di Kawasan Tahura Banten, Kecamatan Carita,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak