SERANG – Pemerintah Provinsi Banten meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap aksi penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Syamsir menyatakan, kabar adanya pendaftaran CPNS formasi umum tidak benar.
Menurut Syamsir, Pemprov Banten belum menyatakan membuka pendaftaran CPNS tersebut karena hingga saat ini belum menerima surat resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait pendaftaraan tersebut.
“Belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai rencana penerimaan dan seleksi CPNS formasi umum. Jika ada, maka akan diberitahukan melalui surat resmi dari Kemenpan RB yang dikirimkan kepada seluruh daerah,” ujar Syamsir, Rabu (13/7).
Syamsir berharap agar masyarakat tidak begitu saja menerima informasi yang tidak jelas sumbernya. Menurutnya, setiap informasi yang beredar harus dikroscek kebenarannya terlebih dahulu. Karena banyak oknum yang akan mengambil keuntungan dari hal tersebut. “Jadi kami minta jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas,” katanya.
Syamsir melanjutkan, Kemenpan RB sendiri sejauh ini baru membuka pendaftaran CPNS formasi guru, namun formasi tersebut hanya diperuntukkan wilayah terluar atau perbatasan Indonesia dan Provinsi Banten tidak masuk sebagai wilayah yang membuka pendaftaran.
“Formasi CPNS guru untuk daerah terluar seperti Papua, Sulawesi, Kalimantan dan daerah luar atau perbatasan lainnya. Jumlahnya sekitar 7.000 orang,” ujarnya. (Bayu)











