slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Travel Pariwisata

Bukan Hanya Presiden Jokowi, Presiden Obama Pun Dibuat Kagum

Redaksi by Redaksi
14-10-2016 10:07:45
in Pariwisata, Travel
Bukan Hanya Presiden Jokowi, Presiden Obama Pun Dibuat Kagum

Menpar Arief Yahya & Tim Danau Toba ke Xi Hu, Hangzhou China. (Instagram/Kemenpar)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

HANGZHOU – Bukan hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi), ke-19 kepala negara anggota G-20 lainnya juga terpesona oleh atraksi yang dikemas di danau Xi Hu, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, 4-5 September lalu. Termasuk Presiden Obama. Karena itu, kalau tiga bupati dan satu Gubernur Sumut sampai kehilangan kata-kata.

Mereka betul-betul jatuh cinta dengan kemasan pertunjukan dan total suasana di danau itu. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya selalu menggunakan rumus 3A, Atraksi, Akses, Amenitas, untuk mengukur kesiapan destinasi pariwisata. Termasuk Danau Toba, Sumatera Utara, satu diantara 10 “Bali Baru” yang sedang getol dilakukan percepatan itu.

Baca Juga :

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Saat mengajak tim Danau Supervolcano itu benchmark ke Xi Hu, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, mereka pun “memotret” 3A. Seeing is believing! Tidak mudah membuat orang percaya, mereka butuh melihat dengan mata kepala sendiri!

Wajah empat pejabat di Sumatera Utara itu tampak optimis. Canda tawa mengisi sepanjang pedestrian Danau Barat atau West Lake itu. Mereka bisa membayangkan secara konkret, seperti apa yang dimaksud dengan destinasi yang World Class itu. Mereka merasakan sendiri, menginjak dengan kaki dan merasakan pedestrian yang dibangun bersih, rapi, terjaga, sampai-sampai hendak membuang putung rokok saja harus menemukan tong sampah dulu. Tidak asal lempar ke mana saja yang dianggap ‘tidak dilihat orang’.

Mereka itu adalah Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, Bupati Samosir Rapidin Simbolon serta beberapa staf yang sedang berguru di Negeri Panda itu. Mereka makin menyadari penuh, 3A, (Atraksi, Akses, Amenitas), adalah hal yang paling mendasar dalam pengembangan destinasi.

“Kalau soal potensi, Danau Toba jauh lebih hebat, lebih besar, lebih luas, lebih dalam, lebih jernih,” aku Gubernur Tengku Erry Nuradi di Hangzhou, Tiongkok.

“Danau West Lake atau Xi Hu ini kedalaman hanya sekitar 5 meteran saja, luasanya juga terlalu kecil jika dibandingkan dengan Danau Toba. Tidak ada ombak besar seperti yang biasa dirasakan di Danau Toba. Keindahan alam Danau Toba jauh lebih unggul,” ujar Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor.

“Apalagi kalau bisa dikemas optimal, menggabungkan keindahan alam dan kekayaan budaya, sekaligus dukungan infrastruktur, saya yakin Danau Toba akan melesat lebih dahsyat,” tambah Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Apa Atraksi yang membuat Xi Hu menjadi danau kelas dunia? Pertama, sepanjang bibir danau keliling dibuat pedestrian atau tempat jalan kaki yang nyaman. Orang tua dan anak-anak yang harus menggunakan kursi roda atau stroller juga bisa menikmati dengan santai. Konstruksi bawahnya tatanan batu yang kuat dan mampu bertahan ratusan tahun. Jalan dibuat cukup lebar, bisa untuk berjalan berjajar lima orang sekaligus.

Kedua, pohon-pohon besar, rindang, ditata rapi, dan disorot beberapa lampu 1000 watt dari batang menuju ke arah daun. Sehingga kalau malam refleksi pantulan cahayanya menerangi jalan. Lighting tidak langsung menyorot ke bawah, ke arah jalan atau pedestrian. Tapi dibalik, memanfaatkan lebar daun (oak tree) memantulkan cahaya.

Ketiga, lampu-lampu penerangan jalan di sepanjang pedestrian didesain sama, ukuran sama, dan khas oriental. Juga taman-taman dibuat sangat indah sepanjang tepian danau. Mereka betul-betul menonjolkan keindahan landscape, bukan hanya danaunya sendiri, tetapi suasana di seputar danau yang nyaman dipandang mata.

Keempat, ada tour keliling danau dengan kapal pesiar besar yang didesain oriental, atap, pilar, langit-langit dibuat kayu bermotif ukir gaya Tiongkok. Ada yang ukuran besar, sedang dan kecil hanya berkapasitas 4 orang saja saja. Mereka hanya berkeliling danau, mesin kapalnya menggunakan tenaga listrik sehingga tidak berisik dan tidak mengeluarkan polutan sama sekali.

Kelima, membuat story telling yang menarik dan melegenda, seperti halnya di Xi Hu berkisah soal Sam Pek Eng Tay, dan cerita Ular Putih. Kisah kasih tak sampai, yang menjadi cerita rakyat dan popular dari mulut ke mulut. Story line inilah salah satu yang menjadi daya dongkrak destinasi dan menjadi atraksi menarik.

Keenam, mereka punya si jaket orange, pasukan pemungut sampah yang terus mobile mengambil sampah sekecil apapun. Tidak perlu menunggu sampah menumpuk di pojokan yang menciptakan pemandangan tak elok dan bau tak sedap. Pasukan itu dipersenjatai perlengkapan kebersihan, sapu, serokan, dan rajin menyusuri jalan berkeliling danau.

Ketujuh, atraksi Impression West Lake yang sudah diinisiasi sejak 2007 dan menjadi karya besar seniman Zhan Yimou. Inilah yang paling membuat tiga bupati dan satu gubernur itu shock dan “jatuh cinta.” Namanya: Impression West Lake. Pertunjukan yang menggabungkan unsur tradisional China, Klasik Eropa, panggung alan, outdoor, teknologi, berlatar danau dan bukit-bukit bercahaya dan seolah berjalan, menari dan berakai di atas air.

Anda wajib lihat! Inilah show yang sempar meruntuhkan hati Presiden Joko Widodo saat KTT G-20 pada 4-5 September lalu. Nyaris sempurna, sehingga waktu 60 menit terlalu cepat. Perasaan baru saja mulai, tiba-tiba sudah berada di ujung akhir pertunjukan. Sang sutradara dan koreografer benar-benar memaksimalkan detik demi detik dengan detail aksi yang menarik pancaindra.

Begitu masuk di tribun penonton, yang dibuat nyaman dan posisi kaki rileks, bisa setengah selonjor, sandaran kursi tidak terlampau tegak seperti hendak take off dan landing di pesawat. Sudutnya dibuat nyaman untuk melihat dan menyaksikan sesuatu.

Penasaran berawal dari sini. Di depan kita adalah hamparan air tenang, di tepian danau Xi Hu yang luas. Seperti kolam raksasa, kira-kira seluas dua-tiga lapangan sepak bola. Samping kiri kanan, pepohonan besar yang serba gelap. Di depan jauh ada jembatan di atasnya ada bangunan seperti joglo, bangunan tradisional China yang ujungnya selalu melengkung. Layer yang lebih jauh di balik jembatan itu adalah Danau Xi Hu dan paling jauh di ujung sana background gunung, yang topi atasnya berhias lampu-lampu keemasan. Mirip bukit emas yang ujung atasnya memantulkan kerlip cahaya.

Detik pertama, pemain musik tradisional Tiongkok memetik dawai. Begitu dawai dibunyikan, sekali petik lampu di hijau-kuning menyerupai daun dan bunga menghiasi banyak spot di atas permukaan air. Petikan kedua, pohon di kiri kanan menyala biru. Petikan ketiga, jembatan dan joglo Tiongkok di depan menyala merah dan kuning, warna khas Oriental.

Apa reaksi saat petikan demi petikan itu mengubah suasana pertunjukan? “Woooww,” berkali-kali penonton spontan mengucapkan tiga huruf itu. Dan itu baru sentuhan pembudshuluan, sepanjang pertunjukan selalu ada kombonasi antara art dalam lighting, gerak tari, musik dan suara, teknologi hologram, sampai permainan stage yang tersembunyi di bawah air.

Bukan hanya musik tradisi China, tapi juga dikombinasi dengan piano, karya-karyanya Bethoven, seriosa, tarian balet, khas Eropa dicampur aduk dengan gerak dan tari yang serasi. Ada audience yang kecantol di gerak tari, ada yang terbawa oleh musik klasik, ada yang terkesan dengan teknologi lighting, soundsyatem, stage, sampai cara mengatur flow agar grafik emosi penonton bisa terbawa sampai di akhir peetunjukan.
Teknologi hologram juga membuat audience terkesima.

Kok bisa? Seorang Ballerina berdansa sendiri, tiba-tiba di sampingnya ada foto copy-nya, persis. Sama bentuk, sama ukuran, dan sama gerakannya. Lalu tiba-tiba membelah diri lagi, jadi empat, jadi enam, jadi delapan, lalu hilang. Teknologinya sempurna mengelabuhi mata telanjang di jarak 20-an meter dari tribun.

Apa yang terjadi ketika pertunjukan usai? Para bupati, gubernur dan pejabat itu masih tertegun, termangu. Mereka sama-sama bingung, darimana Danau Toba dibangun menjadi seperti Xi Hu. “Kami yakin, kami bisa!” kata Gubernur Tengku Erry semangat. (ADVERTORIAL/Kemenpar RI)

Tags: Kementerian Pariwisata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Rano: Bahasanya Doang Cuti, Padahal Selesai jadi Gubernur

Next Post

Love Story: Kalau Ingat Mantan yang Itu Tuh, Waduh!

Related Posts

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen
Ekonomi

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

by Aas Arbi
Jumat, 20 Maret 2026 16:02

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan berbagai paket wisata untuk menyambut libur Idul Fitri 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat...

Read moreDetails

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Dinas Pariwisata Banten Targetkan 22 Juta Kunjungan Wisatawan di Tahun 2025

Indahhya Wisata Lerang Cibolang di Lebak, Favorit Wisata Keluarga di Lebak

Jumlah Petani di Kabupaten Serang Terus Berkurang, Ada Apa?

Ikan Mas Sinyonya, Ikan Peninggalan Purbakala yang Hampir Punah di Pandeglang

Punya Pantai Terpanjang di Banten, Investor Bonafit Belum Lirik Sektor Pariwisata di Pandeglang

Diskusi Pariwisata Sambil Berlayar di Selat Sunda

Next Post

Love Story: Kalau Ingat Mantan yang Itu Tuh, Waduh!

Slank Garap Album Baru Seperti Era 90-an

Slank Garap Album Baru Seperti Era 90-an

Alfamart Komitmen Bantu UMKM di Kabupaten Serang

Alfamart Komitmen Bantu UMKM di Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon Tumbang Usai Hujan Es dan Angin Kencang

BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon Tumbang Usai Hujan Es dan Angin Kencang

Kamis, 14 Mei 2026 18:01
Pengusaha Angkutan Tambang Bojonegara-Pulo Ampel Ngaku Merugi Akibat Jam Operasional 

Pengusaha Angkutan Tambang Bojonegara-Pulo Ampel Ngaku Merugi Akibat Jam Operasional 

Kamis, 14 Mei 2026 17:54
Libur Panjang, Disdukcapil Lebak Tetap Buka Pelayanan Administrasi Kependudukan

Libur Panjang, Disdukcapil Lebak Tetap Buka Pelayanan Administrasi Kependudukan

Kamis, 14 Mei 2026 17:42
Hujan Es di Pandeglang, BPBDPK Belum Terima Laporan Kerusakan

Hujan Es di Pandeglang, BPBDPK Belum Terima Laporan Kerusakan

Kamis, 14 Mei 2026 17:32
Jalan Ditutup Pagar Kawat Berduri oleh Pemilik Lahan, Ini Tanggapan Kades Cening

Jalan Ditutup Pagar Kawat Berduri oleh Pemilik Lahan, Ini Tanggapan Kades Cening

Kamis, 14 Mei 2026 17:20
Hujan Es Sebesar Kerikil Guyur di Pandeglang

Hujan Es Sebesar Kerikil Guyur di Pandeglang

Kamis, 14 Mei 2026 17:11
BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon Tumbang Usai Hujan Es dan Angin Kencang

BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon Tumbang Usai Hujan Es dan Angin Kencang

Kamis, 14 Mei 2026 18:01
Pengusaha Angkutan Tambang Bojonegara-Pulo Ampel Ngaku Merugi Akibat Jam Operasional 

Pengusaha Angkutan Tambang Bojonegara-Pulo Ampel Ngaku Merugi Akibat Jam Operasional 

Kamis, 14 Mei 2026 17:54
Libur Panjang, Disdukcapil Lebak Tetap Buka Pelayanan Administrasi Kependudukan

Libur Panjang, Disdukcapil Lebak Tetap Buka Pelayanan Administrasi Kependudukan

Kamis, 14 Mei 2026 17:42
Hujan Es di Pandeglang, BPBDPK Belum Terima Laporan Kerusakan

Hujan Es di Pandeglang, BPBDPK Belum Terima Laporan Kerusakan

Kamis, 14 Mei 2026 17:32
Jalan Ditutup Pagar Kawat Berduri oleh Pemilik Lahan, Ini Tanggapan Kades Cening

Jalan Ditutup Pagar Kawat Berduri oleh Pemilik Lahan, Ini Tanggapan Kades Cening

Kamis, 14 Mei 2026 17:20
Hujan Es Sebesar Kerikil Guyur di Pandeglang

Hujan Es Sebesar Kerikil Guyur di Pandeglang

Kamis, 14 Mei 2026 17:11

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon Tumbang Usai Hujan Es dan Angin Kencang

BPBDPK Pandeglang Evakuasi Pohon Tumbang Usai Hujan Es dan Angin Kencang

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 14 Mei 2026 18:01

Tim BPBDPK Pandeglang melakukan evakuasi pohon tumbang di Jalan Tenjolaya, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.

Pengusaha Angkutan Tambang Bojonegara-Pulo Ampel Ngaku Merugi Akibat Jam Operasional 

Pengusaha Angkutan Tambang Bojonegara-Pulo Ampel Ngaku Merugi Akibat Jam Operasional 

by Adam Fadillah
Kamis, 14 Mei 2026 17:54

Perwakilan pengusaha angkutan tambang, Safrudin, mengaku merugi akibat pemberlakuan jam operasional angkutan tambang.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak