KUNJUNGAN Jose Mourinho untuk kedua kalinya ke Stamford Bridge sebagai juru racik lawan dari Chelsea berakhir dengan kekalahan. Datang bersama pasukannya, Manchester United, Mourinho tertunduk setelah kalah 0-4.
Hasil memalukan tersebut jelas berbeda saat pertama kali menyambangi Stamford Bridge dalam kapasitasnya sebagai pelatih tim lain. Pada musim 2009-2010, Mou yang menangani Internazionale Milan berhadapan dengan Chelsea di Stamford Bridge pada leg kedua 16-besar Liga Champions.
Chelsea yang saat itu ditukangi Carlo Ancelotti dan memiliki rekor mentereng di laga kandang, takluk dengan skor 0-1 lewat gol tunggal yang dicetak Samuel Eto’o. Mourinho kala itu mampu menodai Stamford Bridge.
Hanya saja, markas Chelsea tersebut memang bukan tempat yang nyaman bagi Mou. Pada periode kedua menukangi The Blues pada 2013-2015, Mou kerap mengalami kekalahan di Stamford Bridge. Ternyata, itu menular saat dia menjadi manajer Man United. Berkunjung ke Stamford Bridge, Setan Merah – julukan Man United, kalah telak 0-4.
Petaka bagi Man United sudah terjadi saat laga berjalan 30 detik. Sebuah umpan lambung dari Marcos Alonso mampu diteruskan oleh Pedro lewat tembakan kaki kiri. Kiper Man United, David De Gea, tak mampu menghalau bola yang masuk ke gawangnya. Skor 1-0 bagi Chelsea. Aksi Pedro tercatat sebagai gol tercepat di Premier League musim ini.
Upaya Man United untuk menyamakan kedudukan selalu kandas. Justru Mourinho yang harus melihat gawang tim asuhannya kembali bobol. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Eden Hazard, Gary Cahill mampu menyambar bola liar dan mengoyak gawang Man United untuk kedua kali. Gol Cahill tercipta pada menit ke-21.
Skor 2-0 menutup babak pertama meski Chelsea dan Man United memiliki sejumlah peluang.
Statistik menunjukkan bahwa Man United sebenarnya lebih unggul dalam melepaskan percobaan ke gawang lawan pada babak pertama. Tapi, Chelsea yang lebih efektif dengan mendulang 2 gol.
Ternyata, dua gol tersebut tidak cukup. Pada menit ke-62, Hazard memperbesar keunggulan Chelsea menjadi 3-0 usai mendapat umpan dari Nemanja Matic. Itu menjadi gol ke-4 ke gawang klub berjuluk Red Devils itu. Dia pun menegaskan memiliki keberuntungan tersendiri setiap bertemu Man United. Kini, total dari 11 perjumpaan menghadapi Man United, baik di Premier League, Piala Liga, atau di Piala FA, Hazard menorehkan 5 kemenangan, 5 kali seri, dan hanya sekali kalah.
Permainan buruk Man United – terutama lemahnya koordinasi lini pertahanan – bahkan membuat gelandang bertahan N’Golo Kante sampai mencetak gol. Dia membobol gawang De Gea pada menit ke-70 usai menerima umpan Pedro. Hebatnya, sebelum melepaskan tembakan terarah, dia mampu mengecoh pertahanan Man United sehingga mendapat ruang kosong untuk menembak. Chelsea unggul 4-0.
Hingga peluit pertandingan berakhir dibunyikan, skor 4-0 untuk kemenangan Chelsea tak berubah. Mourinho kini tertunduk di Stamford sebagai juru racik lawan.
Bagi Mourinho, untuk kali kedua dia merasakan kekalahan di Premier League dengan kebobolan empat gol atau lebih. Sebelumnya, pertama kali dia merasakannya pada Januari 2015 saat Chelsea kalah 3-5 dari Tottenham Hotspur.
Selain itu, ini merupakan selisih kekalahan terbesar Mourinho ketika berkiprah di Premier League. Sebelumnya bersama Chelsea, dia belum pernah mengalami kekalahan dengan selisih 4 gol.
Kekalahan tersebut juga menegaskan bahwa Man United tak bersahabat dengan bulan Oktober. Maklum saja, dalam sejarahnya, 4 kekalahan terbesar yang pernah diderita Man United di Premier League semua terjadi di bulan Oktober.
Ini menjadi kekalahan ketiga bagi Man United di Premier League musim ini. Dari 9 laga, mereka baru mengemas 14 poin hasil dari 4 kali menang, 2 seri, dan 3 kali kalah. Sementara bagi Chelsea, ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun usai kalah 0-3 dari Arsenal. Dari tiga kemenangan tersebut, mereka total mencetak 9 gol dan tak kebobolan alias clean sheet.(epr/JPG)
Susunan Pemain
Chelsea (3-4-3): 13-Thibaut Courtois; 28-Cesar Azpilicueta, 30-David Luiz, 24-Gary Cahill; 15-Victor Moses, 7-N’Golo Kante, 21-Nemanja Matic, 3-Marcos Alonso; 11-Pedro Rodriguez (29-Nathaniel Chalobah 71′), 19-Diego Costa (23-Michy Batshuayi 78′), 10-Eden Hazard (22-Willian 78′).
Manajer: Antonio Conte
Man United (4-2-3-1): 1-David de Gea; 25-Antonio Valencia, 3-Eric Bailly (5-Marcos Rojo 52′), 12-Chris Smalling, 17-Daley Blind; 27-Marouane Fellaini (8-Juan Mata 46′), 21-Ander Herrera, 19-Marcus Rashford, 6-Paul Pogba, 14-Jesse Lingard (11-Anthony Martial 65′); 9-Zlatan Ibrahimovic.
Manajer: Jose Mourinho










