PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyalurkan bantuan berupa santunan kepada 230 anak yatim dan duafa di Aula Pendopo Bupati Pandeglang. Bantuan itu merupakan wujud kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pandeglang dalam menyambut acara Gebyar 10 Muharam bertema Bahagia Anak Yatim dan Duafa.
Melalui gebyar 10 Muharam, Pemkab dan Baznas untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan kaum duafa.
Selain santunan, para penerima juga mendapatkan paket makanan dan jajanan yang merupakan hasil produksi pelaku UMKM lokal Kabupaten Pandeglang.
Bupati Dewi Setiani mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, ASN, serta para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pandeglang, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Pandeglang. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya, Kamis, 25 Juni 2026.
Bupati Dewi menerangkan, semangat Tahun Baru Islam harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebarkan manfaat kepada sesama, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
“Melalui gebyar Muharam ini kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan duafa. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pandeglang, KH Suherman, mengungkapkan, bahwa sebanyak 230 anak yatim dan duafa menerima santunan dalam gebyar 10 Muharam ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Pandeglang, seluruh ASN, serta masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga kepedulian ini terus tumbuh dan menjadi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











