slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Travel Pariwisata

World Bank: Pariwisata Sektor Paling Menjanjikan

Redaksi by Redaksi
01-11-2016 08:35:01
in Pariwisata, Travel
World Bank: Pariwisata Sektor Paling Menjanjikan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

JAKARTA – World Bank membuat catatan optimis akan bangkitnya perekonomian Indonesia. Dari laporan triwulan III 2016, yang direport bulan Oktober 2016 ini menyebutkan, pariwisata menjadi sektor paling seksi untuk jumping pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Pariwisata berpotensi membuka keran investasi swasta, menciptakan lapangan kerja, menambah ekspor, dan memandu investasi infrastruktur.

Bank Dunia juga mereferensi World Travel and Tourism Council, bahwa setiap USD 1 juta yang dibelanjakan untuk sektor travel dan pariwisata bisa mendukung 200 lapangan kerja dan USD 1,7 juta PDB bagi Indonesia (World Bank, 2016). Laporan Bank Dunia itu persis dengan presentasi yang sering dipaparkan Menpar Arief Yahya di banyak momentum, bahwa investasi di pariwisata itu multiplying effect-nya paling dahsyat.

Baca Juga :

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

“World Bank mempertegas angka itu, multiplier effect-nya mencapai 170 persen dari total investasinya. Jika menanamkan modal USD 100 juta maka akan mendrive pergerakan ekonomi menjadi senilai USD 170 juta. Kalau banyak pejabat sering menyebut multiplying effect itu, saya sebut persentase angkanya,” jelas Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Menurut Arief Yahya, pariwisata adalah sektor penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja
yang paling mudah dan murah. Karena itu tidak salah, jika Presiden Joko Widodo menempatkan pariwisata sebagai core economy bangsa ke depan. Dan karena itu, banyak Kementerian dan Lembaga wajib mensupport Pariwisata untuk menuju target spektakuler 20 juta wisman di 2019.

Pertama, Pariwisata menyumbangkan 10 persen PDB nasional, dengan nominal tertinggi di ASEAN. PDB pariwisata nasional tumbuh 4,8 persen dengan trend naik sampai 6,9 persen, jauh lebih tinggi daripada industri agrikultur, manufaktur otomotif dan pertambangan. Spending USD 1 Juta di sektor pariwisata, juga menghasilkan PDB USD 1,7 Juta atau 170 persen, tertinggi dibanding industri lainnya.

Kedua, soal devisa. Saat ini, pariwisata masih di peringkat ke-4 penyumbang devisa nasional, sebesar 9,3 persen dibandingkan industri lainnya. Namun, itu pertumbuhan penerimaan devisa pariwisata tertinggi, yaitu 13 persen, dibandingkan industri minyak gas bumi, batubara, dan minyak kelapa sawit yang pertumbuhannya negatif. Lalu biaya marketing yang diperlukan hanya 2 persen dari proyeksi devisa yang dihasilkan.

Ketiga soal tenaga kerja, pariwisata menyumbang 9,8 juta lapangan pekerjaan, atau sebesar 8,4 persen secara nasional dan menempati urutan ke-4 dari seluruh sektor industri. Dalam penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata tumbuh 30 persen dalam waktu 5 tahun. Pariwisata pencipta lapangan kerja termurah yaitu dengan USD 5.000/satu pekerjaaan, dibanding rata-rata industri lainnya sebesar USD 100.000/satu pekerjaan.

Lagi-lagi Menpar Arief Yahya membenarkan strategi besar yang dipikirkan Presiden Joko Widodo, bahwa pariwisata adalah masa depan bangsa ini. Hanya di pariwisata bangsa ini bisa bersaing di level global. “Kalau agriculture, manufacturing dan IT, itu berat dan hampir tidak bisa fight dengan China yang sudah meraksasa,” kata dia.

Di laporan triwulan itu, World Bank juga menyebut Tingkat kemiskinan R.I. turun sebesar 0,4 persen menjadi 10,9 persen pada kuartal pertama tahun 2016. Ini adalah penurunan tahunan terbesar dalam tiga tahun terakir. Kebijakan pemerintah yang berkontribusi termasuk upaya menstabilkan harga beras serta perluasan bantuan sosial.

Ekonomi Indonesia tetap kuat menghadapi tantangan global. Manajemen fiskal yang baik telah membantu mendukung pertumbuhan dan mengurangi tingkat kemiskinan. Adapun intisari laporannya adalah sebagai berikut. “Perbaikan manajemen fiskal telah membuat ekonomi Indonesia tetap bertahan kuat. Risiko-risiko eksternal bagi ekonomi Indonesia tetap ada, termasuk pertumbuhan global yang lebih rendah serta gejolak pasar keuangan.,” demikian poin pentingnya.

Lalu, Risiko-risiko fiskal domestik telah berkurang berkat penyesuaian anggaran 2017 yang belum lama diumumkan juga draf anggaran 2017 yang lebih mungkin dicapai. Penerimaan yang lebih tinggi dari program Amnesti Pajak juga membantu mengurangi risiko fiskal. Pengumpulan pajak dari fase pertama telah mencapai Rp 93,4 triliun, setara dengan 56,6 persen dari sasaran keseluruhan tiga fase.

Proyeksi pertumbuhan PDB tetap sama dengan laporan bulan Juni, yaitu 5,1 persen untuk tahun 2016 dan 5,3 persen untuk tahun 2017. Konsumsi domestic diperkirakan tetap kuat dan peningkatan pertumbuhan akan bergantung pada investasi swasta yang lebih kuat.

Juga, bertahannya pertumbuhan ekonomi dan beberapa kebijakan pemerintah berkontribusi pada turunnya tingkat kemiskinan di Indonesia. Tingkat kemiskinan turun sebesar 0,4 persen menjadi 10,9 persen pada kuartal pertama tahun 2016. “Ini adalah penurunan tahunan terbesar dalam tiga tahun terakir. Kebijakan pemerintah yang berkontribusi termasuk upaya menstabilkan haga beras serta perluasan bantuan social.”

Koefisien Gini – pengukuran ketimpangan – turun 1,1 poin menjadi 39,7 pada kuartal pertama tahun 2016. Penurunan ini adalah penurunan tahunan terbesar sejak krisis finansial Asia tahun 1997-1998. Laporan edisi ini juga membahas ketahanan pangan, termasuk dampak subsidi pemerintah; bagaimana meningkatnya sertifikasi guru belum membuat capaian belajar siswa menjadi lebih baik; analisa bagaimana akses layanan air, sanitasi, dan kebersihan bisa membantu mengurangi stunting dan kemiskinan. (ADVERTORIAL/Kemenpar RI)

Tags: Kementerian Pariwisata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Korupsikah Saya di PT PWU Jatim?

Next Post

Wow, Film Doctor Strange Langsung Pecahkan Rekor

Related Posts

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen
Ekonomi

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

by Aas Arbi
Jumat, 20 Maret 2026 16:02

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan berbagai paket wisata untuk menyambut libur Idul Fitri 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat...

Read moreDetails

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Dinas Pariwisata Banten Targetkan 22 Juta Kunjungan Wisatawan di Tahun 2025

Indahhya Wisata Lerang Cibolang di Lebak, Favorit Wisata Keluarga di Lebak

Jumlah Petani di Kabupaten Serang Terus Berkurang, Ada Apa?

Ikan Mas Sinyonya, Ikan Peninggalan Purbakala yang Hampir Punah di Pandeglang

Punya Pantai Terpanjang di Banten, Investor Bonafit Belum Lirik Sektor Pariwisata di Pandeglang

Diskusi Pariwisata Sambil Berlayar di Selat Sunda

Next Post
Wow, Film Doctor Strange Langsung Pecahkan Rekor

Wow, Film Doctor Strange Langsung Pecahkan Rekor

Arus Besar, Penyelam Labuan Bajo Diserbu Banyak Ikan

Menpar Arief Yahya Puji Gerak Cepat Menhub Budi Karya Sumadi

Love Story

Love Story: Muda Merajuk, Akhirnya Minta Rujuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Senin, 11 Mei 2026 08:06
Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 11 Mei 2026 08:04
71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Senin, 11 Mei 2026 07:54
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Senin, 11 Mei 2026 07:34
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Senin, 11 Mei 2026 07:32
Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Senin, 11 Mei 2026 08:06
Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2026: Kapolda Jamin Seleksi Bersih dan Transparan

Senin, 11 Mei 2026 08:04
71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

71 Juru Sembelih Halal Ikut Pelatihan Juleha, Pemkot Serang Siapkan Layanan Pengobatan Gratis

Senin, 11 Mei 2026 07:54
Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Rekomendasi Investasi untuk Pekerja dengan Gaji Rp 3 Juta

Senin, 11 Mei 2026 07:34
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Senin, 11 Mei 2026 07:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

by Andre Adisas Putra
Senin, 11 Mei 2026 08:10

SERANG - Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki mengungkapkan bahwa Polda Banten tidak antikritik. Hal itu dikatakannya saat...

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

Bangun Flyover, Akses Jalan Frontage Unyur Ditutup Sementara

by Nahrul Muhilmi
Senin, 11 Mei 2026 08:06

Penutupan akses jalan arah jalur frontage Unyur saat pembangunan flyover. (Foto: Kelurahan Unyur)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak